SIAP GELAR RIGHTS ISSUE, GRAHA ANDRASENTRA (JGLE) BAKAL AKUISISI JUNGLELAND ASIA
Share via
Terbit Pada
20 February 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 19-02-2026, 04:30:pm
05049516
IQPlus, (20/2) - PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (GAP), pengelola kawasan wisata dan properti terkemuka, mengumumkan rencana besar untuk melakukan Penambahan Modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau rights issue. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya Perseroan untuk memperbaiki posisi keuangan serta memperluas portofolio bisnisnya.
Dalam keterbukaan informasinya, Perseroan berencana menawarkan sebanyak 8,28 miliar saham baru Seri B dengan harga pelaksanaan Rp50 per saham. Dari aksi korporasi ini, GAP atau emiten bersandikan JGLE ini menargetkan perolehan dana segar sebesar Rp414 miliar. Mayoritas dana tersebut, yakni sekitar Rp413,9 miliar, akan dialokasikan untuk mengakuisisi 61,86% saham PT Jungleland Asia (JLA) yang saat ini dimiliki oleh PT Adiprotek Envirodunia (AE).
Direksi Perseroan menjelaskan bahwa transaksi ini sangat krusial bagi masa depan perusahaan. Dengan mengambil alih kembali kendali penuh atas Jungleland Adventure Theme Park di Sentul, GAP diproyeksikan akan mencatatkan keuntungan dari transaksi (Gain on Bargain Purchase) serta laba pengukuran kembali nilai wajar saham JLA dengan total mencapai Rp570,8 miliar.
"Rencana transaksi ini tidak hanya memperkuat permodalan, tetapi juga memungkinkan Perseroan untuk mengonsolidasi aset tanah strategis seluas 35 hektar di Sentul yang memiliki potensi pengembangan proyek residensial di masa depan," tulis manajemen dalam dokumen keterbukaan informasi.
Selain akuisisi, GAP juga melakukan penyesuaian kegiatan usaha sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Fokus utama perseroan kini akan lebih terarah pada pengembangan bangunan dan lahan hunian, dengan aktivitas taman hiburan dan hotel sebagai penunjang utama.
Rencana ini akan diajukan untuk mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Jika berjalan lancar, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai aset dan kapitalisasi pasar Perseroan, sekaligus memperkuat fundamental keuangan dalam jangka menengah hingga panjang. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
