BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    SCNP AGENDAKAN EKSPANSI STRATEGIS DUA LINI USAHA BARU

    Terbit Pada

    05 June 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 02-06-2026, 10:13:am

    15533073

    IQPlus, (5/6) - Perusahaan manufaktur perangkat rumah tangga elektronik dan alat kesehatan, PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP), resmi mengumumkan rencana penambahan kegiatan usaha baru guna memperkuat portofolio bisnis dan mendorong pertumbuhan pendapatan jangka panjang.

    Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Kamis (4/6/2026), Perseroan akan menambah dua kodifikasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru. Langkah ekspansi ini mencakup KBLI 25992 untuk Industri Peralatan Dapur dan Peralatan Meja dari Logam, serta KBLI 21015 untuk Industri Alat Diagnosis Medis, Perban, Kasa, dan Penunjang Kesehatan Lainnya.

    Pada lini peralatan dapur logam (KBLI 25992), SCNP akan memfokuskan operasional pabriknya pada produksi lapisan anti-lengket (coating) untuk alat memasak dan komponen wadah dalam (inner pot) rice cooker. Sementara itu, pada lini alat kesehatan (KBLI 21015), SCNP melakukan diversifikasi ke sektor Medical Technology dengan memproduksi massal perangkat diagnostik berupa collection kit HPV dan Reagen PCR HPV. Rencana ini dinilai sinergis karena mengoptimalkan infrastruktur produksi, lahan, dan sistem manajemen yang sudah ada di pabrik Cileungsi, Bogor, serta didukung oleh penambahan 150 tenaga kerja baru termasuk tenaga ahli kimia dan teknisi robotik.

    Untuk mendukung keberlanjutan rencana tersebut, SCNP mengalokasikan total belanja modal dan biaya pemeliharaan aset tetap sebesar Rp86 miliar selama periode 2026 hingga 2030. Manajemen menegaskan bahwa seluruh kebutuhan dana ekspansi tersebut dibiayai penuh 100% menggunakan kekuatan arus kas internal operasional dan saldo laba ditahan Perseroan, tanpa melibatkan pinjaman atau kredit investasi berbunga dari perbankan. Strategi pendanaan mandiri ini diambil secara pruden untuk mengisolasi risiko finansial, menjaga solvabilitas korporasi, serta mempertahankan rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio) tetap rendah di bawah 0,15 kali.

    Secara eksternal, ekspansi ini juga dirancang untuk menangkap peluang regulasi pemerintah terkait Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan pemenuhan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi. Di sektor alat kesehatan, masuknya produk diagnostik molekuler DNA HPV ini membidik pengadaan fasilitas kesehatan milik pemerintah melalui skema E-Katalog nasional. Melalui strategi penetrasi ke ekosistem Business-to-Government (B2G) dan Business-to-Business (B2B), SCNP berupaya merestrukturisasi portofolio bisnis agar tidak lagi bergantung pada satu atau dua pelanggan Original Equipment Manufacturing (OEM) utama di sektor elektronik rumah tangga sekunder.

    Guna memperoleh persetujuan resmi dari para pemegang saham atas perubahan Anggaran Dasar terkait penambahan kegiatan usaha ini, SCNP dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Pertemuan tersebut akan dilaksanakan pada Selasa, 9 Juni 2026, pukul 13:30 WIB di Cileungsi, Bogor. (end)