SAMF SESUAIKAN KBLI TERBARU DAN TAMBAH KEGIATAN RISET PERTANIAN
Share via
Terbit Pada
07 July 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 22-05-2026, 11:22:am
18752045
IQPlus, (7/7) - Emiten yang bergerak di bidang produksi, pemasaran, dan perdagangan pupuk, PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk, secara resmi melaporkan perubahan Anggaran Dasar Perseroan kepada PT Bursa Efek Indonesia. Langkah ini diambil menyusul adanya penyesuaian dengan klasifikasi kode terbaru yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Dalam laporan informasi atau fakta material yang dirilis pada Selasa (7/7/2026), Direktur Perseroan, Theresia Yusufiani Rahayu, menjelaskan bahwa perubahan ini didasari oleh keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang telah diselenggarakan pada 18 Juni 2026 lalu.
"Perusahaan telah menyetujui Perubahan Anggaran Dasar sehubungan dengan penyesuaian kode KBLI Perseroan sesuai dengan klasifikasi terbaru yang ditetapkan oleh Pemerintah, yaitu KBLI 2025," jelas manajemen dalam keterangan tertulisnya.
Selain menyesuaikan diri dengan regulasi KBLI 2025, emiten dengan kode saham ini juga menambahkan kode KBLI 72105 ke dalam lini aktivitasnya. Kode tersebut mencakup bidang Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pertanian dan Kedokteran Hewan.
Dengan penambahan ini, PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk kini memiliki ruang hukum resmi untuk menjalankan kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang pertanian, termasuk kegiatan riset yang terkait langsung dengan produk pupuk.
Melalui penambahan klasifikasi tersebut, perusahaan secara resmi melakukan perubahan pada Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan yang mengatur tentang Maksud dan Tujuan perusahaan.
Secara legalitas, perubahan Anggaran Dasar ini telah dimuat ke dalam akta Nomor 72 tertanggal 18 Juni 2026 yang dibuat oleh Notaris Sitaresmi Puspadewi Subianto S.H., M.Kn di Surabaya.
Perubahan tersebut juga telah mendapatkan pengesahan resmi berupa surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar dari Kementerian Hukum Republik Indonesia tertanggal 6 Juli 2026, dengan nomor dokumen AHU-0047256.AH.01.02.TAHUN 2026. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
