SAHAM BERGERAK VOLATIL, MANAJEMEN BVIC BUKA SUARA
Share via
Terbit Pada
21 July 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 17-07-2026, 03:30:pm
20137750
IQPlus, (21/7) - PT Bank Victoria International Tbk (kode emiten: BVIC) memberikan klarifikasi resmi mengenai volatilitas atau fluktuasi tajam pada aktivitas transaksi efek perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Manajemen menegaskan bahwa perseroan tidak mengetahui adanya fakta maupun informasi material yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi harga saham serta keputusan investasi pemodal.
Penjelasan tertulis tersebut disampaikan oleh Manajemen Bank Victoria guna merespons permintaan konfirmasi dari pihak otoritas bursa melalui surat bernomor S-08704/BEI.PP2/07-2026. Tanggapan ini dituangkan dalam surat resmi perseroan dengan nomor 004/CORSEC-EKS/07/26 yang disampaikan kepada bursa pada Selasa (21/7/2026) dan ditandatangani oleh Corporate Secretary Bank Victoria International Tbk, Caprie Ardira Azhar.
Dalam poin keterbukaan informasi pertamanya, manajemen memastikan tidak terdapat informasi atau fakta material penting yang disembunyikan dari publik. Perseroan menekankan telah mematuhi seluruh regulasi yang berlaku, khususnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 31/POJK.04/2015 serta Ketentuan III.2.1 Peraturan Bursa Nomor I-E terkait kewajiban keterbukaan informasi emiten.
Selain itu, pihak manajemen juga mengonfirmasi bahwa mereka tidak mendeteksi atau mengetahui adanya aktivitas pergerakan transaksi dari pemegang saham tertentu yang berpotensi memicu gejolak harga. Hal ini dipastikan telah merujuk pada regulasi POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.
Mengenai rencana pengembangan bisnis ke depan, Bank Victoria menegaskan tidak memiliki agenda tindakan korporasi mendesak dalam waktu dekat yang dapat memengaruhi status pencatatan saham di bursa. Paling tidak dalam rentang waktu tiga bulan mendatang, perseroan tidak merencanakan aksi korporasi apa pun di luar dari rencana yang sebelumnya telah diumumkan secara terbuka kepada pemegang saham dan publik.
"Tidak ada informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat memengaruhi harga efek perseroan serta kelangsungan hidup perseroan yang belum diungkapkan kepada publik," pungkas Caprie Ardira Azhar dalam keterangannya. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
