RUPST SEGAR KUMALA INDONESIA (BUAH) SEPAKATI TOTAL DIVIDEN RP50 MILIAR
Share via
Terbit Pada
29 May 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 04-12-2025, 05:40:pm
14855067
IQPlus, (29/5) - PT Segar Kumala Indonesia Tbk (IDX:BUAH), resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Rapat yang berlangsung di Jakarta tersebut menyepakati sejumlah keputusan penting, salah satunya terkait komitmen perseroan dalam membagikan keuntungan kepada para pemegang saham.
Dalam mata acara rapat kedua, pemegang saham menyetujui penetapan penggunaan laba bersih perseroan tahun buku 2025 untuk dialokasikan sebagai dividen dengan total mencapai Rp50 miliar. Dari total jumlah tersebut, sebesar Rp25 miliar atau setara Rp12,5 per saham telah dibayarkan oleh perseroan sebagai dividen interim pada 25 November 2025 lalu.
Sementara itu, sisa Rp25 miliar berikutnya atau sebesar Rp12,5 per saham disepakati untuk dibagikan dalam bentuk dividen tunai. Langkah ini diambil setelah mengamankan persetujuan mutlak dari kuorum kehadiran pemegang saham yang mencapai 91,50% atau mewakili 1.829.980.000 saham dengan hak suara yang sah. Adapun sisa laba bersih setelah dikurangi total dividen akan dimasukkan sebagai saldo laba guna mendukung operasional dan ekspansi pengembangan usaha perseroan ke depan.
Tidak hanya membagikan dividen untuk tahun buku 2025, emiten berkode saham BUAH ini juga menorehkan kebijakan strategis jangka panjang pada mata acara rapat keenam. Pemegang saham resmi menyetujui perubahan Kebijakan Dividen Perseroan menjadi maksimal 150% (seratus lima puluh persen). Penyesuaian batas atas ini tetap disesuaikan dengan koridor hukum yang berlaku di Indonesia, aturan anggaran dasar, serta dinamika kebutuhan usaha perseroan.
Di samping keputusan mengenai dividen, RUPST kali ini juga mengesahkan laporan keuangan tahun buku 2025 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tjahjadi & Tamara (Morison Global) dengan opini wajar tanpa pengecualian. Bersamaan dengan itu, rapat turut merombak jajaran pengurus dengan mengangkat Hendro Susilo sebagai Komisaris Utama baru menggantikan Micheal Iksan Susilo yang mengundurkan diri, serta mengangkat Fabian Mardi selaku Komisaris dan Jeffry sebagai Direktur baru perseroan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
