RUPIAH MELEMAH SEIRING HARGA MINYAK DUNIA TERUS MENINGKAT
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
30 March 2026
08837816
IQPlus, (30/3) - Nilai tukar rupiah pada Senin pagi melemah 7 poin atau 0,041 persen menjadi Rp16.972 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp16.965 per dolar AS.
Analis mata uang dari Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi harga minyak mentah dunia yang terus meningkat.
"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen yang memburuk dan harga minyak mentah dunia yang masih terus naik," ucapnya di Jakarta, Senin.
Tercatat, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) sudah mencapai 103 dolar AS per barel.
Kenaikan ini disebabkan Selat Hormuz sebagai jalur bagi pengiriman 20 juta barel minyak per hari, mengalami gangguan sejak awal Maret 2026, yang mendorong kelangkaan pasokan dan peningkatan harga minyak dunia.
Sentimen terhadap rupiah juga dipengaruhi potensi Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga sebesar 75 persen, dan peluang untuk menaikkan suku bunga di tahun ini.
"Indeks dolar AS sendiri terpantau terus naik, dengan investor sekarang memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga dan peluang untuk menaikkan suku bunga tahun ini ketimbang memangkasnya. Namun, mendekati level psikologis Rp17 ribu, diperkirakan BI (Bank Indonesia) akan intervensi,"kata Lukman. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
