BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

RILIS OBLIGASI RP650 MILIAR, PYRIDAM FARMA TAWARKAN KUPON HINGGA 10,5%

Terbit Pada

05 November 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 29-10-2026, 04:16:pm

30829868

IQPlus, (5/11) - PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) kembali memperkuat struktur keuangan dan ekspansi bisnisnya melalui aksi korporasi di pasar modal. Perseroan resmi menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berkelanjutan II Pyridam Farma Tahap II Tahun 2026 dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya sebesar Rp650 miliar. Penawaran umum ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II dengan target total dana yang dihimpun mencapai Rp1,5 triliun.

Dari total pokok obligasi yang ditawarkan pada tahap ini, sebesar Rp518 miliar dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment). Sementara itu, sisa pokok obligasi sebesar maksimal Rp132 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort).

Obligasi tahap kedua ini terbagi menjadi dua seri dengan menawarkan tingkat bunga tetap (fixed rate) yang menarik bagi investor. Seri A menawarkan jumlah pokok sebesar Rp418 miliar dengan tingkat bunga tetap 10,00 persen per tahun berjangka waktu 3 tahun. Adapun Seri B menawarkan jumlah pokok sebesar Rp100 miliar dengan tingkat bunga tetap 10,50 persen per tahun berjangka waktu 5 tahun.

Pembayaran kembali pokok obligasi untuk kedua seri tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo. Selain itu, bunga obligasi akan dibayarkan secara berkala setiap 3 bulan sekali sejak tanggal emisi. Berdasarkan hasil pemeringkatan dari PT Kredit Rating Indonesia (KRI), instrumen utang jangka panjang ini telah mengantongi peringkat irA- (Single A Minus).

Manajemen Pyridam Farma merinci bahwa dana bersih dari hasil penawaran kesanggupan penuh akan dialokasikan untuk beberapa pos utama. Sekitar Rp98,81 miliar atau ekuivalen dengan 7,75 juta Dolar Australia akan disetorkan kepada Pyfa Health Singapore Pte. Ltd. (PHSG). Dana tersebut digunakan untuk pengembalian uang muka dan penyertaan lanjutan ke Pyfa Australia Pty. Ltd. (PAPL) guna membayar sebagian pokok pinjaman kepada HSBC.

Selanjutnya, sekitar Rp400 miliar dari dana obligasi disiapkan khusus untuk pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan I Pyridam Farma Tahap I Tahun 2022 pada saat jatuh tempo. Sisa dana dari hasil penawaran kesanggupan penuh maupun penawaran kesanggupan terbaik akan digunakan untuk modal kerja operasional perseroan. Modal kerja ini mencakup pembiayaan kepada pemasok (supplier), biaya pengembangan bisnis, serta biaya pendukung operasional.

Bagi investor yang berminat, masa penawaran umum obligasi ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 23 hingga 26 November 2026. Tanggal penjatahan akan dilaksanakan pada 27 November 2026, diikuti pengembalian uang pemesanan dan distribusi elektronik pada 1 Desember 2026. Puncak rangkaian aksi korporasi ini ditandai dengan pencatatan resmi obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 Desember 2026.

Dalam pelaksanaan Penawaran Umum Obligasi ini, perseroan menggandeng lembaga dan profesi penunjang pasar modal yang terpercaya. PT Aldiracita Sekuritas Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi sekaligus Penjamin Emisi. Sementara itu, posisi Wali Amanat dipercayakan kepada PT Bank KB Indonesia Tbk untuk mengawal kepentingan para pemegang obligasi. (end)