RI DAN FILIPINA JALIN KERJA SAMA PERKUAT RANTAI PASOK MINERAL KRITIS
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
08 May 2026
12748273
IQPlus, (8/5) - Indonesia dan Filipina menjalin kerja sama memperkuat rantai pasok mineral kritis ditandai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Strategic Nickel Industry Development Cooperation antara Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) dan Philippine Nickel Industry Association (PNIA).
Penandatanganan itu turut disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Perdagangan dan Industri Filipina Hon. Maria Cristina A. Roque dalam Indonesia-Philippines High Level Business Roundtable di Cebu, Kamis.
"Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama biasa. Ini adalah fondasi bagi Indonesia-Philippines Nickel Corridor, sebuah platform terstruktur yang menghubungkan kekuatan hilirisasi dan smelter Indonesia dengan pasokan bijih nikel hulu dari Filipina. Ini akan menjadi poros cadangan dan produksi nikel yang tak terpisahkan bagi dunia," ujar Airlangga dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.
Nota Kesepahaman antara APNI dan PNIA mencakup ruang lingkup kerja sama yang bersifat strategis dan berorientasi jangka panjang, meliputi;
Pertukaran informasi dalam rangka stabilisasi perdagangan nikel regional dan global, juga pengembangan bersama teknologi hilirisasi nikel serta pemanfaatan nilai tambah dari side product (produk sampingan) industri pengolahan. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
