RANC TANGGAPI PENGARUH KOPERASI DESA MERAH PUTIH TERHADAP BISNIS RITELNYA
Share via
Terbit Pada
04 June 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 18-05-2026, 10:21:am
15441371
IQPlus, (4/6) - PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) memberikan penjelasan resmi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait dampak implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 dan Nomor 17 Tahun 2025 mengenai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) terhadap peta persaingan ritel modern di Indonesia.
Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Rabu malam (3/6/2026), emiten pengelola jaringan ritel modern ini menegaskan bahwa kehadiran KDMP tidak memberikan dampak material negatif terhadap kinerja operasional maupun finansial perusahaan.
Corporate Secretary PT Supra Boga Lestari Tbk, Hady Purnama, menyatakan bahwa perseroan memandang positif pembentukan KDMP oleh pemerintah sebagai langkah penguatan distribusi dan pemerataan ekonomi masyarakat segmen menengah ke bawah. Menurutnya, RANC dan KDMP memiliki karakteristik konsumen yang jauh berbeda.
"Perseroan menilai KDMP dan ritel modern yang menjadi fokus perseroan memiliki segmentasi serta peran yang berbeda dan dapat berjalan berdampingan secara komplementer, mengingat segmen konsumen dan pengalaman berbelanja yang ditawarkan memiliki karakteristik yang berbeda," ujar Hady dalam surat resminya.
Hady menambahkan, hingga saat ini belum ada dampak material terhadap wilayah operasional maupun rantai pasok (supply chain) perusahaan. Pihak RANC juga memastikan tidak ada penutupan toko yang disebabkan oleh kehadiran koperasi tersebut. Hal ini dikarenakan seluruh gerai perseroan saat ini berada di wilayah perkotaan, sementara KDMP beroperasi di area pedesaan dan kelurahan.
Terkait strategi ekspansi, RANC menyatakan akan tetap bergerak secara selektif dan terukur dengan menyasar kawasan yang sesuai dengan profil target pasar mereka. Oleh karena itu, wilayah rural atau pedesaan dipastikan bukan merupakan fokus utama ekspansi perusahaan ke depan. Hingga surat penjelasan tersebut disampaikan, RANC mengaku belum melakukan komunikasi, rencana, ataupun penjajakan kerja sama strategis secara formal dengan pihak pengelola KDMP.
Kendati demikian, perusahaan berkomitmen untuk terus memantau dinamika kebijakan pemerintah serta memperkuat kemitraan dengan UMKM dan pemasok lokal guna menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dalam jangka panjang. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
