BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

RAJA : INVESTASI FLNG-RENCANA AKUISISI PACU PERTUMBUHAN JANGKA PANJANG

Terbit Pada

11 September 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 01-07-2026, 03:33:pm

25325595

IQPlus, (11/9) - PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mengatakan investasi pada proyek Floating Liquified Natural Gas (FLNG) hingga rencana akuisisi perusahaan pelayaran sebagai strategi pertumbuhan jangka panjang.

"Melalui investasi di proyek FLNG dan rencana akuisisi perusahaan pelayaran, kami memperluas portofolio usaha dan membangun sumber pendapatan baru bagi perseroan," kata Direktur Utama PT Rukun Raharja Tbk Djauhar Maulidi dalam paparan publik (public expose) yang digelar secara daring di Jakarta, Kamis.

Adapun investasi pada proyek FLNG pertama di Indonesia dilakukan melalui akuisisi 5 persen saham PT Layar Nusantara Gas.

Transaksi ini telah dirampungkan pada 4 September 2026 melalui anak usaha perseroan, PT Raharja Gas Kasuri.

Fasilitas tersebut dirancang berkapasitas 1,2 juta ton per tahun dengan pasokan gas dari Blok Kasuri.

Untuk memperluas keterlibatan dalam transportasi energi, perseroan juga tengah memfinalisasi rencana akuisisi perusahaan pelayaran yang memiliki satu unit LNG Carrier dan satu unit Very Large Gas Carrier.

Transaksi ini ditargetkan rampung pada Oktober 2026 dan akan melengkapi bisnis transportasi energi melalui pipa yang telah dijalankan RAJA dengan layanan angkutan laut.

Di sektor infrastruktur distribusi, RAJA melalui PT Petrotech Penta Nusa mengembangkan proyek pipa bahan bakar minyak (BBM) sepanjang 117,5 kilometer di Kalimantan Timur yang didukung kontrak 10 tahun, dengan konstruksi dimulai pada kuartal III 2026 dan operasi komersial ditargetkan pada kuartal IV 2027.

Sementara itu, untuk memperkuat bisnis LNG, perseroan tengah menyelesaikan kajian lanjutan proyek pabrik LNG di Kalimantan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi final, dengan target operasi pada kuartal IV 2029.

Melengkapi pengembangan bisnis tersebut, RAJA bersama mitra asal Jepang, Tokyo Gas, tengah mengkaji kelayakan investasi pabrik biogas berbasis limbah peternakan di Indonesia.

Proyek ini, kata Djauhar, menjadi langkah awal perseroan dalam pengembangan energi terbarukan, dengan target operasi pada kuartal I 2028.

Seluruh inisiatif tersebut mendukung pencapaian visi perseroan untuk menjadi perusahaan energi terkemuka di Asia Tenggara melalui investasi berkelanjutan pada energi bersih dan energi transisi.

Pelaksanaannya mengacu pada peta jalan pertumbuhan bertahap yang berfokus pada penguatan bisnis inti, perluasan ke bidang usaha terkait mulai 2027, serta pengembangan usaha baru mulai 2029.

"Kelima proyek ini kami jalankan secara bertahap sebagai bagian dari peta jalan pertumbuhan jangka panjang RAJA," ujar Djauhar. (end)

BCA Sekuritas | BCA Sekuritas