PUPUK INDONESIA: EKSPOR DILAKUKAN SETELAH KEBUTUHAN DOMESTIK TERPENUHI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
23 June 2026
17346741
IQPlus, (23/6) - PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ekspor pupuk ke Australia, dan juga rencana pengiriman ke sejumlah negara lain, tidak akan mengganggu pasokan bagi petani dalam negeri karena kebutuhan domestik tetap menjadi prioritas utama.
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan ekspor dilakukan setelah kebutuhan pupuk nasional terpenuhi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Prinsipnya adalah penuhi kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu. Untuk ekspor karena desainnya industri kita untuk ekspor dan arahan dari Bapak Presiden adalah kalau gudang-gudang kita penuh dengan pupuk, maka kita tidak boleh membiarkan sahabat-sahabat Indonesia kekurangan dengan pupuk," kata Rahmad dalam pernyataan pers, di Brisbane, Australia, Selasa.
Rahmad menjelaskan Indonesia memiliki kapasitas produksi yang melebihi kebutuhan domestik. Kondisi tersebut membuat industri pupuk nasional memiliki surplus struktural, sehingga sebagian produksi memang dirancang untuk pasar ekspor.
Menurut dia, ekspor dilakukan dengan memanfaatkan surplus produksi 2026, sehingga tidak mempengaruhi kebutuhan urea dalam negeri. Indonesia memiliki kapasitas produksi pupuk yang lebih besar dibandingkan kebutuhan nasional, sehingga sebagian produksi memang dirancang untuk pasar ekspor. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
