BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PTBA SIAPKAN OMBILIN DAN PROYEK MEMPAWAH UNTUK EKSPANSI

    Terbit Pada

    06 April 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 01-04-2026, 09:20:am

    09624762

    IQPlus, (7/4) - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menyiapkan pengembangan tambang batu bara Ombilin di Sumatera Barat serta proyek pembangkit listrik di Mempawah, Kalimantan Barat, sebagai bagian dari strategi ekspansi dan hilirisasi perseroan.

    Direktur Utama PTBA Arsal Ismail mengatakan tambang Ombilin masih memiliki cadangan sebesar 102 juta ton batu bara, yang berpotensi untuk dioptimalkan.

    "Kalau dengan harga (batu bara) seperti sekarang, harusnya kesempatan itu kita optimalkan," kata Arsal di Jakarta, Senin.

    Ia menjelaskan dari total cadangan tersebut, sekitar 2 juta ton berada di tambang terbuka (open pit), sedangkan 100 juta ton merupakan tambang bawah tanah.

    Sebelumnya, pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mendorong percepatan reaktivasi tambang Ombilin.

    Jika beroperasi kembali, tambang tersebut berpotensi menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja.

    Menurut Arsal, pengembangan Ombilin saat ini telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Kebudayaan karena kawasan tersebut berkaitan dengan area warisan budaya.

    "Kami sudah mendapatkan persetujuan dari Menteri Kebudayaan, karena daerah itu masuk dalam kawasan warisan dunia UNESCO," ujarnya.

    Direktur Operasi dan Produksi PTBA Ilham Yacob menambahkan saat ini tahapan yang berjalan untuk Ombilin adalah penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal).

    Ia mengatakan perseroan berharap amdal dapat diselesaikan dalam waktu sekitar enam bulan, bahkan bila memungkinkan dapat dipercepat.

    "Harapannya di akhir 2026 kita sudah mulai bisa menambang di open pit Ombilin," ujar Ilham.

    Selain amdal, PTBA juga menyiapkan studi kelayakan serta proses operasional lain yang diperlukan, termasuk penunjukan kontraktor yang berpengalaman untuk tambang bawah tanah.

    Pengembangan Ombilin menjadi bagian dari upaya perseroan mengoptimalkan cadangan batu bara yang masih tersedia, seiring perbaikan harga komoditas itu saat ini.

    Selain proyek tambang, PTBA juga menyiapkan proyek pembangkit listrik untuk mendukung pengembangan hilirisasi pengolahan bauksit menjadi alumina dan aluminium di Mempawah, Kalbar.

    Ia mengatakan proyek tersebut merupakan penugasan dari MIND ID kepada PTBA untuk menopang kebutuhan energi smelter aluminium yang dikembangkan Inalum.

    Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA Turino Yulianto mengatakan hingga saat ini proyek pembangkit listrik di Mempawah masih dalam tahap proses dan penjajakan mitra.

    Ia menyebut minat investor datang dari sejumlah pihak, baik dari luar negeri maupun domestik.

    Menurut dia, calon mitra yang tengah dijajaki berasal dari China, Korea Selatan, Jepang, serta pengusaha nasional.

    Ia menambahkan target perseroan adalah memulai pembangunan fisik proyek pembangkit listrik tersebut pada awal 2027 agar dapat berjalan paralel dengan pembangunan smelter.

    "Target kita awal 2027 sudah mulai pembangunan fisik," ucapnya. (end/ant)