PROGRAM PERTAMINA TRANS KONTINENTAL BERHASIL TINGKATKAN KEANEKARAGAMAN HAYATI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
26 August 2026
23754368
IQPlus, (26/8) - Program Revitalisasi Mangrove (PORTAL) PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) berhasil menambah jumlah keragaman hayati di wilayah operasional Pertamina Trans Kontinental Shorebase Tanjung Batu (PSTB), Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Data biodiversitas tersebut diperoleh dari monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan PSTB, mencerminkan indikator positif bahwa kawasan konservasi mangrove berperan penting dalam menyediakan habitat dan mendukung keberlanjutan.
Vice President HSSE PTK Nasruli mengungkapkan. program revitalisasi mangrove di kawasan Karangau dilakukan untuk menjaga fungsi ekologis, ekonomi, dan fisik hutan bakau sehingga kawasan pesisir lebih sehat, aman dari abrasi, serta mendukung keseimbangan lingkungan hidup. Kesehatan kawasan pesisir ini merupakan salah satu fokus PTK yang bergerak di industri maritim.
"Program PORTAL merupakan salah satu upaya menjaga kelestarian alam yang dikembangkan PTK sejak tahun 2022, sekaligus menjadi rumah bagi beragam flora dan fauna. Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL), PTK Shorebase Tanjung Batu juga menjalankan monitoring dan evaluasi kawasan mangrove untuk mengukur dampak nyata atas program tersebut," jelas Nasruli.
Berdasarkan hasil evaluasi, Nasruli mengungkapkan, tercatat adanya pertumbuhan keanekaragaman hayati flora dan fauna. Pada kategori fauna (satwa), terdapat 49 jenis dari 33 famili. Dari data tersebut, keragaman burung mengalami peningkatan tertinggi 48%, yakni dari 25 jenis burung pada tahun 2022, menjadi 37 jenis burung pada evaluasi tahun 2026. Selain itu, keragaman herpetofauna atau amfibi dan reptil bertambah dari 6 menjadi 9 jenis, serta mamalia dari 2 menjadi 3 jenis.
Sedangkan pada kelompok flora (tumbuhan), naik 61% dari 13 jenis pada tahun 2022, menjadi 21 jenis pada tahun 2026 dengan dominansi pada habitus pohon (57%), spesies Bakau Minyak (Rhizophora apiculata) dan Api-api Hitam (Avicennia alba) menjadi jenis mangrove dominan penstabil substrat dan penyerap karbon.
"Peningkatan jumlah spesies yang teridentifikasi ini menjadi bukti nyata pentingnya kawasan mangrove PTK Shorebase Tanjung Batu sebagai benteng perlindungan biodiversitas Indonesia. Melalui temuan ini, PTK terus memperkuat komitmen menjaga kelestarian ekosistem secara berkelanjutan, melindungi habitat alami satwa endemik, serta menciptakan lingkungan yang sehat agar tercipta keseimbangan ekologis yang memberi manfaat nyata bagi kehidupan di sekitarnya" jelas Nasruli. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
