BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

PROGRAM DESA SEJAHTERA ASTRA SUKSES SERAP 100 PERSEN PRODUK TENUN KHAS SUMBA TIMUR

Terbit Pada

07 July 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 03-07-2026, 04:10:pm

18737745

IQPlus, (7/7) - PT Astra International Tbk (Astra) terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan Desa Sejahtera Astra (DSA) Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Program ini difokuskan sebagai sentra pelestarian Tenun Ikat khas Sumba sekaligus motor penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, dengan prioritas utama pada kaum perempuan.

Inisiatif ini menaungi lima desa sentra tenun di Kabupaten Sumba Timur, meliputi Kampung Raja Prailiu, Mbatakapidu, Mauliru, Lambanapu, dan Kawangu. Sejak bergabung menjadi bagian dari program DSA pada tahun 2025, program ini tercatat telah menjangkau 1.295 warga setempat. Dampak positifnya terlihat dari lonjakan pendapatan masyarakat sebesar 50 persen, terciptanya 67 lapangan kerja baru, serta keberhasilan pasar dalam menyerap 100 persen produk yang dihasilkan.

Saat ini, ekosistem DSA Sumba Timur melibatkan setidaknya 250 perajin, di mana mayoritas mutlak atau sekitar 97 persen di antaranya adalah perempuan. "Di Sumba Timur, pelestarian Tenun Ikat tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya perempuan, melalui penguatan kapasitas, akses pasar, dan kolaborasi yang berkelanjutan," jelas Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto.

Dorong Digitalisasi Lewat Inovasi PemudaLangkah pengembangan di lapangan turut diperkuat oleh kehadiran Reza Permadi, Penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards Tahun 2023 yang bertindak sebagai penggerak DSA Sumba Timur. Melalui inisiatif bertajuk Digital Transformation for Sustainable Tourism, Culture & Heritage, Reza memperkenalkan sistem manajemen pengunjung digital untuk mendongkrak efisiensi operasional serta memperluas visibilitas destinasi wisata di pasar domestik maupun internasional.

Teknologi ini diintegrasikan langsung dengan kearifan lokal demi memperluas akses pasar digital bagi pelaku UMKM tenun agar produk mereka memiliki daya saing yang lebih tinggi. Melalui pendampingan dari hulu ke hilir, model ini tidak hanya membuka peluang standardisasi produk kerajinan untuk pasar ekspor, tetapi juga memperkuat kewirausahaan desa berbasis digital tanpa mengikis identitas budaya asli Sumba Timur.

Kontribusi Berkelanjutan AstraKomitmen Astra di Sumba Timur ini berjalan selaras dengan cita-cita Sejahtera Bersama Bangsa dan pemenuhan Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Melalui program Desa Sejahtera Astra, perusahaan yang kini menaungi 322 anak perusahaan dan lebih dari 190.000 karyawan ini telah membina lebih dari 1.500 desa yang tersebar di 35 provinsi di seluruh Indonesia.

Program DSA sendiri berfokus pada empat pilar utama, yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Astra juga terus konsisten mengapresiasi inovator muda penggerak desa melalui ajang SATU Indonesia Awards, yang sejak tahun 2010 telah memberikan penghargaan kepada 792 pemuda inspiratif di tanah air. (end)