BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

PRESIDEN LANTIK MUHAMMAD SARMUJI SEBAGAI MENTERI PERINDUSTRIAN

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

01 October 2026

27354731

IQPlus, (1/10) - Muhammad Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar periode 2024-2029 itu lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 10 Juni 1974, serta memiliki rekam jejak panjang dalam organisasi kepemudaan dan politik sebelum dipercaya menduduki posisi tersebut.

Penunjukan Sarmuji sebagai Menperin menjadi bagian dari perjalanan politiknya yang telah dibangun sejak aktif dalam gerakan mahasiswa.

Kiprahnya dimulai di sejumlah organisasi kepemudaan.

Dikutip dari laman resmi MPR RI, Sarmuji pernah berkiprah di Koperasi Mahasiswa Universitas Jember sebagai ketua pada 1996-1998. Ia kemudian dipercaya menjadi Ketua Umum HMI Cabang Jember pada 1998-2000.

Karier organisasinya berlanjut di Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPP AMPI) sebagai Wakil Sekretaris Jenderal pada 2003-2009. Pada 2008-2011, Sarmuji juga tercatat menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

residen Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Dudung Abdurachman di Istana Negara, Jakarta lalu Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) menggantikan Djamari Chaniago.

Kemudian Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan dirinya mendapat amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengemban tugas sebagai Menteri Koordinator sekaligus merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) lalu Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menggantikan Pratikno

Bahlil, sesaat setelah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis siang mengatakan bahwa dia mendapat telepon dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengenai penugasan tersebut.

"Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab, untuk Menko merangkap Menteri ESDM. Kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden," kata Bahlil. (end/ant)