PGN TARGETKAN PENYALURAN GAS BUMI 877 BBTUD DI 2026
Share via
Terbit Pada
12 March 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 09-03-2026, 04:30:pm
07025430
IQPlus, (12/3) - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) atau PGN selaku Subholding Gas Pertamina menargetkan penyaluran gas bumi ke berbagai segmen pelanggan sekitar 877 BBTUD pada 2026, atau tumbuh sebesar 4 persen year on year (yoy).
Target tersebut didorong oleh optimisme terhadap pertumbuhan demand dari beberapa kawasan industri dan pelanggan baru, khususnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
"Fokus PGN pada 2026 adalah penguatan operasional sebagai investasi jangka panjang untuk menjamin keandalan layanan kepada pelanggan. PGN juga memiliki harapan besar untuk menyambungkan gas bumi menuju masyarakat di berbagai sektor masyarakat dan pusat-pusat ekonomi," ujar Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Rabu.
Fajriyah menjelaskan, proyek strategis perseroan, diantaranya mencakup akselerasi sejumlah inisiatif untuk memperkuat infrastruktur transmisi, distribusi, serta regasifikasi.
"Arah pengembangan ini mencakup perluasan jangkauan layanan melalui customer attachment yang menyasar sektor komersial dan industri di berbagai skala usaha," ujar Fajriyah.
Ia melanjutkan, perseroan juga tengah menyelesaikan proyek infrastruktur seperti Pipa Cikampek - Plumpang, rencana penambahan jalur Pipa Distribusi Sei Mangkei, serta pengembangan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi LNG.
Kemudian, dalam upaya memperluas akses energi ke rumah tangga, perseroan mengakselerasi jaringan gas rumah tangga (jargas) di Sumatera dan Jawa.
"Langkah ini dibarengi dengan inovasi infrastruktur midstream melalui moda beyond pipeline, yaitu CNG cylinder, LNG Hub retail, trucking dan Vertical Gas Liquid (VGL) tank," ujar Fajriyah.
Melengkapi inovasi tersebut, dia mengatakan, perseroan akan menguatkan infrastruktur LNG melalui optimalisasi fasilitas Hub & Storage Arun, yang kini telah dilengkapi dengan fasilitas keamanan yang prima dan ekspansi pengembangan fasilitas LNG ke wilayah Indonesia timur untuk sektor kelistrikan.
Di sisi lain, Ia memastikan tetap melanjutkan inisiatif low emission, yang mana perseroan berkomitmen terhadap keberlanjutan melalui pengembangan renewable & natural gas products for Green Energy Business, seperti biomethane dan gas derivatives.
"Dalam pelaksanaan pengembangan proyek strategis di tahun 2026, PGN terus berupaya optimal dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat maupun perusahaan," ujar Fajriyah. (end)
