BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

PGLI TARGETKAN PEMULIHAN KINERJA KEUANGAN SEPANJANG 2026

Terbit Pada

26 June 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 16-07-2026, 11:51:am

17657539

IQPlus, (26/6) - PT Pembangunan Graha Lestari Indah, Tbk. (PGLI) memaparkan target indikatif kinerja keuangan dan rencana bisnis untuk tahun buku 2026. Dalam pelaksanaan Paparan Publik (Public Expose) yang digelar di Hotel Travellers Suites Medan pada Rabu (24/6), Emiten berkode saham PGLI ini memproyeksikan perolehan pendapatan usaha bersih sebesar Rp22,99 miliar pada akhir tahun 2026. Target tersebut menandakan komitmen pemulihan performa finansial jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp19,16 miliar.

Sejalan dengan proyeksi kenaikan pendapatan tersebut, manajemen Perseroan juga menargetkan perolehan laba kotor (gross profit) tumbuh menjadi Rp9,02 miliar, meningkat dari capaian laba kotor tahun sebelumnya sebesar Rp7,30 billion. Kendati laba bersih tahun berjalan diproyeksikan masih berada di zona negatif senilai minus Rp1,32 miliar, angka ini menunjukkan perbaikan signifikan dari rugi bersih tahun 2025 yang mencapai Rp3,24 miliar. Manajemen menegaskan akan terus mengupayakan serangkaian langkah strategis demi mencapai kondisi impas (break-even) pada penghujung tahun 2026.

Untuk mencapai target performa operasional tersebut, Linda Sari, Direktur merangkap Corporate Secretary PGLI, mengungkapkan, Perseroan mengandalkan dua unit bisnis utamanya, yakni segmen perhotelan dan segmen makanan-minuman melalui anak usaha PT Boga Abadi Prima (Le Chic Bakehouse).

"Pada unit hotel, manajemen memprioritaskan peningkatan tingkat hunian (occupancy) kamar serta optimalisasi ruang pertemuan (meeting room) melalui paket-paket kompetitif yang menyasar korporasi maupun individu. Sementara pada segmen bakehouse, fokus utama diarahkan pada pengembangan inovasi produk secara berkala disertai peninjauan berkala terhadap struktur biaya operasional (cost review) dan penyesuaian harga yang terukur,"katanya.

Di samping penguatan lini bisnis utama, Linda menambahkan, perkembangan positif juga dilaporkan datang dari entitas asosiasi, yakni PT Aek Simonggo Energy (ASE), yang telah resmi beroperasi secara komersial dan menandatangani kesepakatan Commercial Operation Date (COD) dengan PT PLN (Persero) pada awal Februari 2026.

"Beroperasinya pembangkit listrik milik ASE dan penjualan tenaga listrik terhitung sejak akhir Januari 2026 diharapkan dapat memberikan kontribusi positif jangka panjang terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan. Sementara itu, untuk proyek energi terbarukan lain yang belum beroperasi di bawah PT Sei Wampu Energi dan PT Langkat Hidro Energi, PGLI secara terbuka tengah menjajaki kemitraan strategis dengan investor potensial,"imbuhnya. (end)