PGEO PERLUAS BISNIS PANAS BUMI KE SEKTOR DATA CENTER
Share via
Terbit Pada
06 November 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 04-11-2026, 04:16:pm
30932216
IQPlus, (6/11) - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mulai menjajaki pengembangan bisnis di sektor pusat data atau data center berbasis energi hijau melalui proyek percontohan (pilot project) berkapasitas 5 megawatt (MW) di Kamojang, Jawa Barat.
Proyek tersebut merupakan bagian dari strategi PGEO dalam mengembangkan konsep beyond energy atau memperluas pemanfaatan energi panas bumi di luar penyediaan listrik.
PGEO menyebutkan, pengembangan green data center didukung karakteristik energi panas bumi yang mampu menyediakan pasokan listrik secara stabil dan andal selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu (24/7).
Energi panas bumi juga memiliki capacity factor hingga sekitar 90%, sehingga dinilai dapat mendukung kebutuhan operasional pusat data yang memerlukan pasokan listrik berkelanjutan.
Meski demikian, Perseroan saat ini masih melakukan kajian dan evaluasi terhadap pengembangan proyek tersebut. Dengan demikian, jadwal realisasi maupun operasional green data center di Kamojang belum ditetapkan.
PGEO menjelaskan, penentuan jadwal pelaksanaan proyek akan mempertimbangkan hasil kajian serta kesiapan setiap tahapan pengembangan selanjutnya.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi Advancing Beyond Electricity yang diarahkan untuk memperluas pemanfaatan energi panas bumi sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis baru bagi Perseroan.
Apabila proyek percontohan di Kamojang berhasil, PGEO berharap inisiatif tersebut dapat menjadi landasan untuk mengembangkan green data center di wilayah kerja panas bumi potensial lainnya.
Beberapa wilayah yang menjadi pertimbangan pengembangan selanjutnya antara lain Lahendong dan Ulubelu. Namun, realisasi ekspansi tersebut tetap akan mempertimbangkan aspek teknis, komersial, serta permintaan pasar. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
