BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PGE KERJA SAMA DENGAN UNILA KAJI AKTIVITAS GEMPA DI ULUBELU

    Terbit Pada

    10 June 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 29-01-2026, 04:30:pm

    16036849

    IQPlus, (10/6) - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Ulubelu menggandeng akademisi independen dari Universitas Lampung (Unila) untuk melakukan kajian ilmiah terkait aktivitas gempa mikro yang belakangan semakin sering dirasakan oleh masyarakat di wilayah Ulubelu dan sekitarnya.

    "Langkah ini merupakan bentuk komitmen PGE dalam mendukung upaya mitigasi risiko kebencanaan melalui pendekatan berbasis sains serta memperkuat pemahaman terhadap karakteristik geologi di wilayah Kabupaten Tanggamus yang dikenal memiliki kondisi tektonik dan vulkanik yang kompleks," kata General Manager PT PGE Tbk Area Ulubelu, Edy Sudarmadi, dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung Rabu.

    Ia mengatakan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan tim akademisi Universitas Lampung ke wilayah operasional PGE Area Ulubelu pada Mei 2026.

    "Dalam kesempatan tersebut, para peneliti memaparkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal internasional mengenai kondisi geologi regional dan aktivitas seismik di kawasan Ulubelu," kata dia.

    Dia menyampaikan bahwa tim akademisi Unila akan memetakan, menganalisis, dan memantau aktivitas seismik di wilayah Ulubelu menggunakan metode Ilmiah dan peralatan khusus yang mampu mendeteksi pergerakan struktur bawah permukaan bumi secara lebih detail.

    "Kajian ini diharapkan dapat menghasilkan data yang komprehensif mengenai karakteristik serta sumber aktivitas kegempaan yang terjadi di wilayah tersebut," kata dia.

    Edy Sudarmadi, menegaskan bahwa perusahaan mendukung penuh pelaksanaan penelitian independen tersebut, sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.

    "PGE berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan kajian ilmiah yang objektif, independen, dan transparan. Melalui penelitian ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas, terukur, dan berbasis data mengenai aktivitas kegempaan yang terjadi sehingga dapat mendukung upaya mitigasi risiko bencana di masa mendatang," katanya.

    Menurutnya, kajian ini juga merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus meningkatkan aspek keselamatan operasional serta memastikan setiap langkah pengelolaan sumber daya panas bumi dilakukan berdasarkan prinsip kehati-hatian dan pemahaman ilmiah yang kuat.

    "PGE Area Ulubelu meyakini bahwa kolaborasi antara dunia industri, akademisi, pemerintah, dan masyarakat merupakan langkah penting dalam meningkatkan pemahaman terhadap Fenomena alam sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana geologi," kata dia.

    Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Lampung, Prof Ahmad Zaenudin menjelaskan bahwa fenomena kegempaan di Ulubelu perlu diteliti secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek geologi regional yang mempengaruhi dinamika bawah permukaan.

    "Untuk memahami secara komprehensif fenomena gempa yang terjadi di wilayah Ulubelu diperlukan penelitian mendalam dengan menggunakan metode ilmiah yang mampu mendeteksi aktivitas pergerakan struktur bawah permukaan bumi," kata dia.

    Menurutnya, kajian ini penting untuk memperoleh data dan informasi yang akurat mengenai sumber serta karakteristik aktivitas gempa yang terjadi di Ulubelu.

    "Penelitian tersebut juga perlu mempertimbangkan sejarah geologi kawasan, termasuk pengaruh jangka panjang dari gempa Liwa pada 1994 yang hingga kini masih menjadi salah satu referensi penting dalam studi kegempaan di wilayah Lampung bagian barat," katanya. (end/ant)