PERTAMINA PATRA NIAGA KILANG DUMAI RAIH PENGHARGAAN DI AJANG ANUGERAH HUMAS 2026
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
12 October 2026
28458581
IQPlus, (12/10) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai kembali berhasil mengukir prestasi di Ajang The 8th Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2026 dengan meraih predikat Bronze pada dua kategori. Penghargaan tersebut diterima dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta (Solo), Kamis, 8 Oktober 2026.
Dua penghargaan dengan Predikat Bronze tersebut diberikan untuk untuk Kategori Generasi Z yang diberikan kepada Junior Officer I Commrel & Compliance PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Ainun Nabila lewat karya berjudul "From Visibility to Confidence". Ainun memberikan pandangan tentang pentingnya peran Gen Z pada perubahan di perusahaan lewat pengumpulan video.
Sementara itu, Penghargaan Bronze kedua diraih lewat kategori Video Media Internal, yang mengangkat cerita tentang PERTIWI, komunitas yang mendorong pemberdayaan pekerja perempuan di lingkungan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai secara inklusif dan berkelanjutan. Kilang Dumai menampilkan pentingnya peran perempuan pada seluruh proses produksi dari awal hingga minyak dikirimkan (lifting).
Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi tertinggi atas upaya Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai selama ini dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui komunikasi yang informatif dan bernilai bagi seluruh pihak.
Menurutnya, pengharaaan tersebut juga sekaligus menunjukkan bahwa pekerja Perempuan di lingkungan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai memiliki peran dan kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan
"Terima kasih kepada Humas indonesia atas apresiasi dan kepercayaannya kepada Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai. Penghargaan ini mendorong bagi kami untuk terus menghadirkan komunikasi yang informatif, transparan, dan relevan bagi publik kedepannya," ujar Muhammad Rum. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
