BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PERTAMINA HULU ENERGI SIAPKAN STRATEGI HSSE

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    05 May 2026

    12450653

    IQPlus, (5/5) - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan komitmen pada aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

    Fokus ini tetap dijaga di tengah tekanan geopolitik global yang memengaruhi pasokan energi.

    Penegasan tersebut disampaikan dalam HSSE Leadership Forum Q1 2026.

    Kegiatan ini berlangsung di Grha Pertamina pada 27 April 2026.

    Forum ini dihadiri jajaran direksi Pertamina, subholding, serta pimpinan unit operasi dalam dan luar negeri.

    Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi, mengatakan dinamika di Timur Tengah telah menciptakan tekanan signifikan terhadap rantai pasok energi, sehingga menuntut PHE bergerak cepat dan adaptif tanpa mengabaikan keselamatan.

    Menurutnya, budaya keselamatan menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan operasi dan ketahanan energi nasional.

    "Dalam kondisi apa pun, tidak ada kepentingan operasional perusahaan yang lebih penting daripada HSSE," tegas Awang.

    Sementara itu dalam sambutannya Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menekankan bahwa eskalasi geopolitik global kini bukan lagi sekadar risiko eksternal, melainkan telah menjadi ancaman nyata bagi operasional dan kedaulatan energi nasional.

    "Risiko global bisa dengan cepat berubah menjadi risiko operasional, bahkan risiko terhadap kedaulatan energi. Di sinilah HSSE menjadi pilar utama yang memastikan operasi tetap andal dan aman," ujarnya.

    Menurut Simon, ketahanan energi tidak hanya berbicara ketersediaan sumber daya, tetapi juga tentang keandalan rantai pasok, disiplin dalam mitigasi dan pengelolaan risiko, serta kesiapan organisasi dalam menjaga keselamatan dan keamanan operasional.

    Senada, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, mengingatkan bahwa dinamika di Timur Tengah sebagai pusat energi dunia telah memicu volatilitas harga minyak dan meningkatkan risiko gangguan logistik global.

    "Gangguan pelayaran dan eskalasi keamanan berdampak langsung pada stabilitas pasokan energi. Tanpa HSSE yang kuat, seluruh strategi logistik akan rapuh," tegasnya. (end)