PERTAMINA GRAND PRIX OF INDONESIA DIPASTIKAN KEMBALI DIGELAR
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
19 June 2026
16934152
IQPlus, (19/6) - Indonesia kembali bersiap menyambut salah satu ajang olahraga paling bergengsi di dunia.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dipastikan kembali digelar pada 9-11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, kawasan The Mandalika, Nusa Tenggara Barat.
Menandai dimulainya perjalanan menuju penyelenggaraan MotoGP Indonesia untuk tahun kelima, penjualan tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 resmi dibuka melalui launching ceremony yang berlangsung di Gedung Sarinah, Jakarta, Kamis (18/6).
Sebagai bagian dari peluncuran resmi tersebut, penyelenggara menghadirkan program penjualan tiket secara bertahap dengan berbagai keuntungan bagi masyarakat.
Program Early Bird berlangsung mulai 18 Juni hingga minggu kedua Juli 2026 dengan potongan harga 50 persen.
Selanjutnya, Presale 1 berlangsung pada minggu kedua Juli hingga minggu kedua Agustus 2026 dengan diskon 30 persen, sementara Presale 2 digelar mulai minggu kedua Agustus hingga minggu ketiga September 2026 dengan potongan harga 20 persen.
Tiket resmi dapat diperoleh melalui aplikasi GOERS sebagai Official Master Ticketing Partner, website resmi themandalikagp.com, serta Official Ticket Booth Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sarinah.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia kini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar ajang olahraga internasional.
"Memasuki tahun kelima, Pertamina Grand Prix of Indonesia telah menjadi katalis pengembangan destinasi The Mandalika sekaligus instrumen nation branding Indonesia di mata dunia.
"Dengan jangkauan siaran yang mencapai sekitar 677 juta pasang mata secara global, ajang ini memperlihatkan bagaimana Indonesia mampu menghadirkan event berstandar dunia sekaligus menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.
"Ini adalah bukti bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia tidak hanya menghadirkan kebanggaan nasional, tetapi juga membuka peluang, meningkatkan kompetensi, dan menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat daerah," ujar Maya. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
