BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY SIMPAN DANA IPO Rp2,84 TRILIUN

Terbit Pada

17 July 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 06-07-2026, 04:30:pm

19738903

IQPlus, (17/7) - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) emiten bidang panas bumi dari hulu/hilir menyampaikan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) per tanggal 30 Juni 2026.

Fransetya Hasudungan Hutabarat Direktur Keuangan PGEO dalam keterangan tertulisnya (15/7) menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh hasil penawaran umum perdana saham efektif tanggal 16 Februari 2023 sebesar Rp9,05 triliun dengan biaya sebesar Rp283,1 miliar dan mendapatkan hasil bersih IPO sebesar Rp8,77 triliun.

PGEO merealisasikan dana IPO untuk Capital expenditure (CAPEX) atau investasi pengembangan kapasitas tambahan dari WKP operasional Perseroan saat ini yang dilakukan melalui pengembangan konvensional dan utilisasi cogeneration technology sebesar Rp3,10 triliun dan sebesar Rp425,9 miliar untuk investasi pengembangan kapasitas tambahan dari WKP operasional Perseroan saat ini yang dilakukan melalui pengembangan konvensional dan utilisasi co-generation technology untuk mengantisipasi kebutuhan pasar baru.

Selanjutnya Capital expenditure (CAPEX) atau investasi pengembangan kemampuan digital, analitik, dan manajemen reservoir

untuk mendukung production, operation & maintenance excellence sebesar Rp869,16 miliar dan dan Pembayaran sebagian Facilities Agreement tanggal 23 Juni 2021 antara Perseroan dengan Mandated Lead Arrangers, Kreditur Sindikasi Awal dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai Facility Agent sebesar Rp1,53 triliun sehingga total sebesar Rp5,93 triliun.

PGEO masih menyimpan sisa dana IPO sebesar Rp2,84 triliun dengan rincian sebesar Rp1,78 triliun dengan tingkat suku bunga 4,65 di Bank BJB dan sebesar Rp870,01 miliar di Bank BRI dengan suku bunga 4,15% serta sebesar Rp182,2 miliar di BRI dengan bunga 5%. (end)