PERTAMINA EP ZONA 4 TAMBAH PRODUKSI 4.834 BOPD DARI DUA SUMUR
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
05 June 2026
15540668
IQPlus, (5/6) - PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mencatat tambahan produksi minyak dengan potensi maksimum sebesar 4.834,8 barel minyak per hari (BOPD) dari dua sumur pengembangan di wilayah kerja Prabumulih Field, yakni Sumur TLJ-261 dan GNK-113.
General Manager Pertamina EP Zona 4 Djudjuwanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Palembang, Sumsel, Kamis, mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menjaga ketahanan energi nasional melalui optimalisasi potensi lapangan migas yang sudah ada (eksisting).
"Tantangan natural decline direspons dengan akurasi teknik pengeboran dan kerja cerdas di lapangan. Kami mengoptimalkan potensi lapangan eksisting," katanya.
Ia menjelaskan pengembangan kedua sumur dilakukan melalui strategi pengeboran infill drilling dan step out/interfield guna meningkatkan produksi sekaligus membuka peluang penambahan cadangan migas baru.
Sumur TLJ-261 yang berada di antara Struktur Talang Jimar Tengah dan Struktur Prabumulih Barat mulai dibor pada 20 April 2026 dan menyelesaikan komplesi pada 27 Mei 2026.
Hasil uji alir awal (initial flow test) menunjukkan sumur tersebut memiliki potensi produksi sebesar 3.176,8 BOPD dan gas 1,5 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) pada kondisi open flow.
Meski demikian, sumur itu akan dioperasikan dengan bukaan choke 9 milimeter sehingga menghasilkan produksi reguler sekitar 707 BOPD sesuai strategi pengelolaan reservoir untuk menjaga keberlanjutan produksi jangka panjang.
Keberhasilan pengeboran TLJ-261 juga membuka peluang pengembangan lanjutan di area kompartemen Talang Jimar Barat.
Sedangkan, Sumur GNK-113 yang berada di Struktur Gunung Kemala sektor III mencatat potensi produksi minyak sebesar 1.658 BOPD dan gas 1,453 MMSCFD berdasarkan hasil initial flow test yang dilakukan pada 31 Mei 2026.
Pengeboran GNK-113 merupakan sumur infill dalam program pengembangan lanjutan di area Gunung Kemala. Keberhasilan tersebut dinilai membuka peluang pengembangan lapangan di kompartemen sektor III bagian utara dan area step out di sisi timur.
Sementara itu, Sr. Manager SSDP PEP Zona 4 Reza Nur Ardianto menambahkan keberhasilan kedua sumur tersebut memperkuat keyakinan perusahaan terhadap potensi pengembangan lanjutan di wilayah Talang Jimar dan Gunung Kemala.
"Capaian pada Sumur TLJ-261 dan GNK-113 semakin memperkuat keyakinan kami terhadap potensi pengembangan lanjutan di area Talang Jimar maupun Gunung Kemala. Pada 2027 mendatang, PEP Zona 4 berencana melanjutkan pengeboran sumur dengan metode step out/interfield maupun infill sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi reservoir di wilayah tersebut," kata dia. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
