BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PERLUAS BASIS INVESTOR RITEL, RAJA GELAR STOCK SPLIT 1:5

    Terbit Pada

    13 May 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 06-05-2026, 09:11:am

    13229175

    IQPlus, (13/5) - Emiten jasa migas terintegrasi, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), secara resmi mengumumkan rencana aksi korporasi pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio satu banding lima (1:5).

    Langkah ini diambil guna meningkatkan likuiditas perdagangan dan menjadikan harga saham lebih terjangkau bagi para investor ritel. Dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan Rabu (13/5), manajemen mengungkapkan bahwa nilai nominal saham yang semula Rp25 per lembar akan dipecah menjadi Rp5 per lembar. Dengan rasio tersebut, jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh akan melonjak dari 4,22 miliar lembar menjadi 21,13 miliar lembar saham.

    Direksi Perseroan menjelaskan bahwa harga saham RAJA saat ini sudah berada pada level yang relatif tinggi, yakni Rp4.170 per saham (berdasarkan penutupan 12 Mei 2026). Kondisi ini dinilai membuat nilai investasi minimum untuk satu lot saham menjadi kurang terjangkau bagi sebagian besar investor.

    "Tujuannya adalah untuk meningkatkan likuiditas perdagangan, memperluas basis pemegang saham, serta mendukung terciptanya mekanisme perdagangan yang lebih teratur, wajar, dan efisien," tulis manajemen dalam dokumen tersebut.

    Untuk merealisasikan rencana ini, Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa, 23 Juni 2026, bertempat di Hotel Shangri-La, Jakarta. Agenda ini menjadi langkah penting untuk memperoleh persetujuan pemegang saham terkait pelaksanaan stock split RAJA.

    Berdasarkan estimasi jadwal, RUPSLB akan digelar pada 23 Juni 2026, diikuti persetujuan dari Kementerian Hukum dan HAM pada 8 Juli 2026. Perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar reguler dijadwalkan berakhir pada 13 Juli 2026, sementara perdagangan saham dengan nilai nominal baru akan dimulai pada 16 Juli 2026.

    Setelah stock split rampung, RAJA berkomitmen untuk tetap menjaga jumlah saham free float yang dimiliki oleh masyarakat di pasar modal. (end)