BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PERKUAT PORTOFOLIO, RAHARJA ENERGI CEPU (RATU) AKUISISI ASET SMS DEVELOPMENT

    Terbit Pada

    07 May 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 16-03-2026, 09:21:am

    12633636

    IQPlus, (7/5) - PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) atau Perseroan mengumumkan rencana transaksi material berupa pengambilalihan 100% saham SMS Development Limited (SMSD) melalui anak usahanya, PT Raharja Energi Madura (REM).

    Langkah strategis ini mencakup akuisisi seluruh hak dan kepentingan dalam SMSD, yang secara tidak langsung memberikan Perseroan kepemilikan 20% participating interest pada Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) di Selat Madura.

    Rangkaian transaksi ini memiliki nilai agregat yang sangat signifikan, yakni mencapai 249,49% dari total ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2025. Nilai transaksi utama untuk pengalihan saham ditetapkan sebesar USD 62.510.594, ditambah dengan novasi pinjaman pemegang saham senilai USD 59.208.570.

    Selain itu, terdapat potensi pembayaran tambahan (contingent payment) hingga USD 19,5 juta yang bergantung pada perpanjangan kontrak production sharing contract (PSC). Melalui akuisisi ini, REC akan memperluas basis cadangan dan produksi migasnya secara signifikan.

    Berdasarkan data cadangan per 31 Desember 2025, cadangan gross (2P) HCML tercatat sebesar 8,53 MMbbl kondensat dan 530,92 BCF gas penjualan. Sementara itu, rata-rata volume produksi harian dari wilayah kerja Madura Strait pada tahun 2026 diproyeksikan mencapai sekitar 220 MMSCFD gas dan 2.990 BOPD kondensat.

    Untuk mendukung pendanaan transaksi tersebut, PT REM berencana memperoleh fasilitas pembiayaan dari lembaga keuangan hingga USD 100 juta. Perseroan pun telah menyiapkan jaminan perusahaan (corporate guarantee) dengan estimasi eksposur maksimum mencapai USD 78,19 juta. Guna memitigasi risiko keuangan, Perseroan menggandeng PT Petro Indo Pasifik (PT PIP) untuk berbagi tanggung jawab jaminan secara proporsional, di mana RATU menanggung 51% dan PT PIP sebesar 49%.

    Manajemen Perseroan menegaskan bahwa seluruh rangkaian transaksi ini diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham melalui kontribusi laba dari entitas asosiasi serta memperkuat posisi usaha di sektor hulu energi. Perseroan dijadwalkan akan meminta persetujuan atas transaksi material dan pemberian jaminan ini dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 7 Mei 2026. (end)