BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PERKUAT KONTROL NEGARA, BBRI ALIHKAN 806 JUTA SAHAM KE BP BUMN

    Terbit Pada

    07 January 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 06-01-2026, 05:10:pm

    00634941

    IQPlus, (07/1) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) resmi melaporkan perubahan struktur kepemilikan saham seiring dengan penguatan peran negara dalam tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah strategis ini ditandai dengan pengalihan sebanyak 806.109.768 lembar saham Seri B milik PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM kepada Negara Republik Indonesia melalui Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN). Berdasarkan laporan keterbukaan informasi, perjanjian pengalihan saham tersebut telah resmi ditandatangani pada 5 Januari 2026.

    Transaksi ini merupakan implementasi langsung dari Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN. Regulasi terbaru tersebut mewajibkan negara untuk memiliki kepemilikan langsung sebesar 1% pada setiap BUMN melalui Kepala BP BUMN. Penyesuaian administratif ini dilakukan guna menyelaraskan struktur kepemilikan emiten perbankan pelat merah tersebut dengan mandat hukum yang berlaku di awal tahun ini.

    Pasca-transaksi, negara melalui BP BUMN kini menggenggam langsung satu lembar saham Seri A Dwiwarna yang memiliki hak istimewa, ditambah dengan 806.109.768 lembar saham Seri B. Sementara itu, porsi kepemilikan negara lainnya sebanyak 79.804.867.107 lembar saham Seri B tetap dikelola secara tidak langsung melalui DAM. Seluruh porsi tersebut terkonsolidasi di bawah naungan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara sebagai bagian dari restrukturisasi aset negara.

    Manajemen BBRI menegaskan bahwa meskipun terjadi pergeseran portofolio antar-lembaga, Negara Republik Indonesia tetap menjadi Pemilik Manfaat Akhir (Ultimate Beneficial Owner) dari perseroan. Pengalihan saham ini dipastikan tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kepastian hukum perusahaan. Pengendalian negara melalui saham Seri A Dwiwarna tetap solid untuk menjamin keberlangsungan arah strategis bank dengan jaringan terluas di tanah air tersebut.

    Langkah korporasi ini disambut baik oleh para pelaku pasar karena memberikan kejelasan struktur di tengah masa transisi regulasi BUMN. Sebagai salah satu saham berkapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia, transparansi kepemilikan BBRI menjadi faktor krusial bagi investor dalam menilai stabilitas jangka panjang. Dengan tuntasnya pelaporan ini, BBRI menunjukkan komitmennya terhadap tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) sekaligus mematuhi standar keterbukaan informasi pasar modal. (end)