PERGERAKAN KURS RUPIAH DIPENGARUHI POTENSI GENCATAN SENJATA AS-IRAN
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
17 April 2026
10637027
IQPlus, (17/4) - Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede di Jakarta, Jumat, mengatakan memperkirakan rupiah memperoleh sentimen positif seiring potensi gencatan senjata antara AS dengan Iran.
Perkiraan itu melihat dari potensi berakhirnya gencatan senjata akan dibarengi pula dengan pembukaan kembali Selat Hormuz.
"Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa konflik yang telah berlangsung selama tujuh minggu tersebut hampir berakhir, sementara Gedung Putih menyampaikan keyakinan terhadap tercapainya kesepakatan dan membuka kemungkinan adanya pertemuan lanjutan secara langsung di Pakistan,"katanya.
Nilai tukar rupiah pada Jumat pagi melemah 47 poin atau 0,274 persen menjadi Rp17.175 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.128 per dolar AS.
Mengutip Anadolu, Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan AS dan Iran tetap bersedia untuk terlibat dalam dialog berkelanjutan dan mendesak agar tak ada spekulasi terkait rencana pembicaraan kedua di Islamabad.
Juru Kemlu Pakistan Tahir Andrabi mengatakan bahwa hal rinci terkait delegasi AS dan Iran nantinya merupakan urusan internal pihak-pihak yang bersangkutan.
Berbicara dalam konferensi pers di Islamabad, Andrabi menyampaikan bahwa program nuklir Iran termasuk di antara isu serius dan konstruktif yang dibahas dalam negosiasi yang sedang berlangsung. Komentar tersebut muncul ketika Pakistan meningkatkan upaya mediasi setelah pembicaraan selama 16 jam antara AS dan Iran pada akhir pekan lalu berakhir tanpa kesepakatan.
Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif sedang melakukan kunjungan regional ke Arab Saudi, Qatar, dan Turki. Sedangkan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Jenderal Asim Munir ke Iran untuk melakukan pembicaraan dengan para pemimpin Iran. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
