BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

PENDAPATAN IPCM TUMBUH 5,33% HINGGA 30 SEPTEMBER 2026

Terbit Pada

27 October 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 16-10-2026, 02:35:pm

29951718

IQPlus, (27/10) - PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) membukukan pendapatan neto sebesar Rp1,15 triliun hingga 30 September 2026. Pendapatan tersebut meningkat 5,33% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,09 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan interim perseroan, Senin (27/10/2026), pendapatan dari pihak berelasi mencapai Rp746,80 miliar, sedangkan pendapatan dari pihak ketiga sebesar Rp404,86 miliar. Pada periode yang sama tahun lalu, pendapatan dari pihak berelasi tercatat Rp694,11 miliar dan pihak ketiga Rp399,26 miliar.

Meski pendapatan meningkat, beban pokok pendapatan perseroan turut naik menjadi Rp941,23 miliar dari sebelumnya Rp824,30 miliar. Kondisi tersebut membuat laba bruto turun menjadi Rp210,42 miliar, dibandingkan Rp269,07 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp98,82 miliar, meningkat dari Rp93,37 miliar. Sementara itu, pendapatan operasi lainnya mencapai Rp3,01 miliar dan beban operasi lainnya sebesar Rp7,50 miliar.

Dengan demikian, laba usaha turun menjadi Rp107,12 miliar dari Rp169,90 miliar pada periode Januari-September 2025.

Perseroan mencatat pendapatan keuangan sebesar Rp16,10 miliar, naik dari Rp14,42 miliar. Adapun beban keuangan turun menjadi Rp2,54 miliar dari Rp3,93 miliar.

Laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp120,68 miliar, turun dari Rp180,39 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Setelah dikurangi beban pajak penghasilan badan sebesar Rp26,56 miliar, JAI membukukan laba bersih sebesar Rp94,13 miliar, merosot 33,09% dibandingkan Rp140,67 miliar pada Januari-September 2025.

Laba per saham dasar perseroan juga turun menjadi Rp17,81 dari Rp26,66 pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi posisi keuangan, total liabilitas per 30 September 2026 tercatat sebesar Rp396,85 miliar, meningkat dibandingkan Rp354,72 miliar pada 31 Desember 2025. Liabilitas tersebut terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp395,87 miliar dan liabilitas jangka panjang Rp980,24 juta.

Sementara itu, total aset perseroan mencapai Rp1,75 triliun per 30 September 2026, naik dari Rp1,71 triliun pada akhir 2025. Aset tersebut terdiri atas aset lancar sebesar Rp1,07 triliun dan aset tidak lancar Rp677,07 miliar. (end)

BCA Sekuritas | BCA Sekuritas