PENDAPATAN IMPC MENINGKAT 25,4% DI KUARTAL I 2026
Share via
Terbit Pada
29 April 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 06-04-2026, 04:31:pm
11847050
IQPlus, (29/4) - PT Impack Pratama Industri Tbk. (Perseroan) mencatatkan kinerja yang solid pada kuartal I 2026 dengan pendapatan mencapai Rp1,2 triliun, meningkat 25,4% dibandingkan kuartal I 2025 sebesar Rp937 miliar.
Dalam siaran pers IMPC (29/4) Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, laba bersih Perseroan juga mengalami peningkatan sebesar 32,9% menjadi Rp203 miliar dari Rp152 miliar pada periode sama tahun lalu.
Manajemen menyampaikan bahwa secara historis, periode pasca-Lebaran mendorong kinerja seiring normalisasi aktivitas, yang tahun ini terjadi pada kuartal II. Namun, dinamika geopolitik global, khususnya konflik AS-Israel-Iran, memberikan tekanan pada rantai pasok sehingga meningkatkan biaya logistik dan harga bahan baku, serta menyebabkan keterbatasan pasokan polimer.
"Memasuki kuartal II, kami melihat adanya tantangan yang cukup signifikan akibat kondisi global yang tidak menentu. Perseroan akan secara hati-hati mengelola kapasitas produksi di tengah keterbatasan pasokan bahan baku serta tekanan kenaikan harga, dengan tetap menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan pangsa pasar," ujar Haryanto Tjiptodihardjo, selaku Direktur Utama Perseroan.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Perseroan tetap mempertahankan target kinerja untuk tahun 2026, dengan pendapatan sebesar Rp5,1 triliun dan laba bersih di atas Rp700 miliar.
Ikhtisar Kinerja 1Q26
- Perseroan mencatatkan pendapatan bersih 2026 sebesar Rp1,2 triliun pada kuartal I 2026, meningkat 25,4% dibandingkan Rp937 miliar pada periode sama tahun sebelumnya, yang utamanya ditopang oleh penjualan di pasar domestik yang tetap kuat.
- Sejalan dengan peningkatan pendapatan bersih, laba kotor turut tumbuh sebesar 30,2% dari Rp372 miliar pada kuartal I 2025 menjadi Rp484 miliar pada kuartal I 2026. Margin laba kotor meningkat dari 39,7% pada kuartal I 2025 menjadi 41,2% pada kuartal I 2026.
- Laba usaha kuartal I 2026 tercatat mengalami kenaikan sebesar 20,2% dari Rp197 miliar pada periode sama tahun sebelumnya menjadi Rp237 miliar.
- Perseroan membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 32,9% pada kuartal I 2026, mencapai Rp203 miliar, meningkat dari Rp152 miliar pada kuartal I 2025, sejalan dengan peningkatan pendapatan serta efisiensi yang dilakukan. Di samping itu, margin laba bersih meningkat dari 16,3% pada kuartal I 2025 menjadi 17,2% pada kuartal I 2026.
- EBITDA Perseroan pada kuartal I 2026 tercatat sebesar Rp288 miliar, atau meningkat 19,8% dibandingkan Rp240 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
- Rasio utang terhadap EBITDA menunjukkan perbaikan dari 5,3x pada kuartal I 2025 menjadi 2,4x pada kuartal I 2026. Sementara itu, rasio EBITDA terhadap beban bunga meningkat signifikan menjadi 26,3x pada kuartal I 2026, dari 10,7x pada kuartal I 2025. (end)
-
Riset Terkait
Berita Terkait
