PENDAPATAN HYGN TUMBUH 17% DI TAHUN 2025
Share via
Terbit Pada
31 March 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 19-02-2026, 03:50:pm
08929559
IQPlus, (31/3) - PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) penyedia jasa hygiene, sanitasi, dan pengendalian hama terkemuka di Indonesia, hari ini mengumumkan hasil keuangan untuk tahun penuh yang berakhir pada 31 Desember 2025 ("FY2025").
Perseroan membukukan kinerja tahunan yang stabil dengan mencatat pertumbuhan pendapatan dua digit di ketiga segmen bisnis, meskipun dihadapkan pada lingkungan makroekonomi yang menantang yang ditandai oleh pergeseran prioritas belanja pemerintah dan ketidakpastian perdagangan global.
Pendapatan tumbuh 17% secara tahunan menjadi Rp361 miliar, naik dari Rp309 miliar pada FY2024. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham (PATMI) meningkat 6% menjadi Rp20 miliar, menandai pendapatan dan laba bersih tertinggi sepanjang sejarah sejak perusahaan berdiri.
Kinerja Segmen
Pertumbuhan pendapatan bersifat merata di ketiga segmen usaha sehingga memperkuat basis pendapatan Perseroan yang terdiversifikasi dan mengurangi risiko konsentrasi.
Jasa Hygiene tetap menjadi kontributor pendapatan terbesar grup, menghasilkan Rp178 miliar - naik 6% secara tahunan - dan menyumbang sekitar 49% dari total pendapatan grup. Segmen ini terus mendapatkan pertumbuhan dari kontrak jangka panjang yang berulang dengan klien korporat, mempertahankan margin kotor yang kuat sebesar 53%, serta memberikan fondasi laba yang stabil bagi Grup.
Jasa Kebersihan mencatat pendapatan sebesar Rp133 miliar, naik 23% secara tahunan, didorong oleh meningkatnya permintaan dari klien komersial dan industri seiring meningkatnya standar kebersihan di berbagai sektor. Momentum kuat segmen ini mencerminkan peningkatan penetrasi pasar serta kemampuan Perseroan memilah dalam menangkap permintaan di segmen yang margin baik dan pertumbuhan yang tinggi.
Jasa Pengendalian Hama membukukan kinerja terkuat sepanjang FY2025, dengan pendapatan melonjak 46% secara tahunan menjadi Rp50 miliar.
Segmen ini menunjukkan peningkatan profitabilitas seiring pertumbuhan pendapatannya, didukung oleh ekspansi cakupan layanan yang terus berlanjut.
Manajemen memandang Pest Control sebagai pendorong pertumbuhan jangka panjang utama bagi Grup.
Profitabilitas & Komentar Terkait Investasi
Margin kotor tetap solid di angka 36%, mencerminkan penetapan harga yang disiplin serta efisiensi operasional Perseroan meskipun terdapat biaya investasi yang tinggi.
Laba operasional turun 7% secara tahunan menjadi Rp23 miliar, utamanya mencerminkan investasi strategis yang dilakukan selama tahun tersebut, yang meliputi:
- Investasi pada sumber daya manusia dan pengembangan tenaga penjualan.
- Belanja modal untuk perangkat keras dan peralatan layanan baru
Manajemen mengekspektasikan peningkatan efisiensi secara operasional seiring matangnya inisiatif-inisiatif strategis tersebut yang mulai ditranslasi menjadi pertumbuhan pendapatan yang tinggi lebih pada FY2026.
Perusahaan telah mencatatkan pertumbuhan nilai aset kontrak (unbilled revenued) sebesar Rp7 miliar rupiah pada FY2025 (vs. FY2024: 4 miliar rupiah).
Komentar Manajemen dan Outlook 2026
Mengulas hasil FY2025 dan prospek Perseroan, Direktur Utama HYGN, Wincent Yunanda, mengakui adanya tantangan yang dihadapi selama tahun berjalan sekaligus mengungkapkan keyakinannya terhadap trajektori jangka panjang Perseroan: "2025 merupakan tahun yang membutuhkan kedisiplinan yang tinggi dalam hal eksekusi dan investasi untuk HYGN. Terlepas dari kondisi eksternal yang menantang - termasuk dampak kebijakan belanja pemerintah di awal tahun serta ketidakpastian ekonomi global akibat ketegangan perdagangan - kami berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan yang stabil dan mempertahankan profitabilitas Grup secara konsisten.
Pendapatan kami tumbuh 17% secara tahunan, didorong oleh kinerja luar biasa segmen Pest Control dengan pertumbuhan pendapatan 47% dan peningkatan laba bersih 60% secara tahunan.
Segmen ini telah berkembang menjadi mesin pertumbuhan yang menarik bagi Grup, dan kami percaya segmen ini akan terus berkontribusi secara signifikan terhadap proyeksi laba perusahaan ke depan.
Terkhusus untuk segmen Jasa Kebersihan, kami melihat segmen ini mengarah ke pertumbuhan laba yang positif di FY2025, setelah upaya kami untuk merasionalisasi portofolio klien. Kami melihat segmen ini akan memberikan kontribusi laba bersih yang terus meningkat ke depannya.
Kami juga mengambil langkah-langkah di FY2025 untuk berinvestasi dalam sumber daya manusia, infrastruktur digital, dan kemampuan pemberian kepuasan layanan. Investasi-investasi ini memberikan tekanan margin dalam jangka pendek, sebagaimana kami sampaikan pada saat awal IPO.
Namun, kami optimis bahwa investasi tersebut akan menghasilkan imbal hasil yang signifikan pada tahun 2026 dan ke depannya, seiring peningkatan volume dan operasional yang membaik.
Manajemen melihat 2026 secara optimis didukung oleh orderbook yang solid dengan total nilai kontrak sebesar Rp383 miliar rupiah.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas layanan secara vertikal, HYGN secara resmi meluncurkan joint venture bersama Nafas pada Maret 2026 untuk menghadirkan ecoCare Pure Air - solusi kualitas udara dalam ruangan berbasis IoT yang dirancang khusus bagi dunia usaha dan sektor publik.
Kolaborasi ini sejalan dengan portofolio hygiene dan fasilitas pendukung HYGN, sekaligus mencerminkan komitmen kami untuk menjadi pemimpin dalam layanan berorientasi kesehatan berbasis teknologi.
Kami percaya bahwa udara bersih kini merupakan kebutuhan strategis, bukan lagi kemewahan, dan kami bangga dapat menghadirkan solusi terintegrasi yang meningkatkan kesehatan sekaligus nilai operasional bagi pelanggan kami." (end)
