BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PENDAPATAN BERSIH MAPA TUMBUH 12,2% DI TAHUN 2025

    Terbit Pada

    31 March 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 26-02-2026, 09:21:am

    08928662

    IQPlus, (31/3) - PT Map AkFf Adiperkasa Tbk (MAA), anak perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) untuk sports, kids, dan leisure, hari ini mengumumkan hasil kinerja untuk kuartal ke-4 dan tahun 2025.

    Pendapatan bersih MAA untuk tahun penuh 2025 tumbuh 12,2% menjadi Rp19,3 triliun. Laba kotor tercatat sebesar Rp9,1 triliun, sementara laba usaha meningkat 17,6% ke Rp2,5 triliun, dan EBITDA sebesar Rp4,0 triliun. Selain itu, laba bersih meningkat 27,2% mencapai Rp1,7 triliun.

    Pada kuartal ke-4, pendapatan bersih MAA tumbuh 12,0% menjadi Rp5,3 triliun. Laba kotor tercatat sebesar Rp2,6 triliun, sementara laba usaha meningkat 45,9% ke Rp854 miliar. Selain itu, EBITDA sebesar Rp1,3 triliun, dan laba bersih meningkat 121,7% menjadi Rp553 miliar.

    "MAA mencatatkan pertumbuhan yang berkelanjutan serta profitabilitas yang solid pada tahun 2025. Portofolio brand kami tetap menjadi kekuatan utama dan juga didukung oleh permintaan pelanggan yang stabil sepanjang tahun. Hal ini mencerminkan konsistensi kami dalam operasional di seluruh lini bisnis di tengah keFdakpasFan makroekonomi yang masih berlangsung," ujar Ratih D. Gianda, VP Investor Relations , Corporate CommunicaFons and Sustainability MAP Group.

    Kinerja MAA juga didukung oleh disiplin operasional yang semakin kuat, termasuk mengopFmalkan manajemen biaya dan back-end process yang membantu Perusahaan tetap adapFf. Perusahaan juga terus mengembangkan model bisnis mul4-channel dengan memperkuat pla6orm digital seiring dengan kehadiran gerai fisik untuk memenuhi beragam preferensi belanja pelanggan.

    "Ke depannya, kami tetap fokus pada pencapaian jangka panjang dan bersikap waspada di tengah dinamika bisnis dan geopoliFk yang terus berkembang. Seiring dengan upaya menjaga stabilitas operasional, MAA juga mengopFmalkan inventory management sekaligus memasFkan kesiapan jaringan gerai dalam memanfaatkan berbagai peluang yang ada. Kami yakin bahwa model bisnis yang terintegrasi akan menjadi pendorong utama pertumbuhan kami pada tahun ini dan seterusnya," tutup Ratih. (end)