BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PEMPROV JATENG OPTIMALKAN GERAKAN PANGAN MURAH

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    18 May 2026

    13751021

    IQPlus, (18/5) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar 794 kegiatan gerakan pangan murah (GPM) di berbagai daerah sejak Januari hingga Mei 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok dan mengendalikan inflasi.

    Saat meninjau pelaksanaan GPM di halaman Kantor Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, Senin, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan program tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk mengintervensi harga bahan pokok penting agar tetap terjangkau dan pasokannya tersedia di masyarakat.

    "Gerakan pangan murah ini untuk mengintervensi bahan pokok penting agar harganya terjangkau, stok tersedia, sehingga inflasi di Jawa Tengah tetap terkendali," katanya.

    Ia mengatakan harga komoditas yang dijual dalam kegiatan tersebut dapat lebih murah dibandingkan harga pasar karena adanya subsidi dari pemerintah pada sejumlah bahan pangan strategis.

    Komoditas yang disediakan dalam GPM di Desa Gumiwang senilai Rp121 juta, meliputi beras 5 ton, minyak goreng 1.000 liter, telur 500 kilogram, gula pasir 200 kilogram, bawang merah 200 kilogram, bawang putih 200 kilogram, serta cabai rawit merah dan cabai merah keriting masing-masing 50 kilogram.

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Luthfi juga menyerahkan bantuan melalui cadangan pangan pemerintah daerah berupa 2 ton beras dan 400 kilogram beras sorgum untuk 200 keluarga, serta 200 kilogram beras Fortivit bagi 100 orang tua yang memiliki balita rawan stunting.

    Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto mengatakan pelaksanaan 794 kali GPM sejak Januari hingga Mei 2026 tersebut mencatat omzet transaksi mencapai Rp15,1 miliar.

    "Ini untuk meningkatkan keterjangkauan masyarakat supaya dapat mengakses pangan yang lebih murah," katanya. (end/ant)