BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PEMERINTAH SERAP Rp8,85 TRILIUN DARI LELANG SUKUK PEKAN INI

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    03 June 2026

    15346566

    IQPlus (3/6) - Pemerintah menyerap dana senilai Rp8,85 triliun dari lelang delapan seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk pada 2 Juni 2026.

    Dikutip dari keterangan Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu, total penawaran masuk yang tercatat pada lelang kali ini mencapai Rp26,05 triliun.

    Serapan terbesar berasal dari seri SPNS01032027 (penerbitan baru) yang dimenangkan sebesar Rp4 triliun dari penawaran masuk Rp5,34 triliun. Imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,68000 persen dengan jatuh tempo 1 Maret 2027.

    Serapan berikutnya berasal dari seri SPNS23112026 (pembukaan kembali) yang dimenangkan sebesar Rp2,55 triliun dari penawaran masuk Rp2,71 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,40000 persen dengan jatuh tempo 23 November 2026.

    Seri SPNS13072026 (pembukaan kembali) dimenangkan sebesar Rp1 triliun dari penawaran masuk Rp2,1 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,20000 persen dengan jatuh tempo 13 Juli 2026.

    Untuk seri PBS034 (pembukaan kembali) diserap sebesar Rp500 miliar dari penawaran masuk Rp2,57 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,84870 persen dengan jatuh tempo 15 Juni 2039.

    Selanjutnya, seri PBS030 (pembukaan kembali) diserap sebesar Rp300 miliar dari penawaran masuk Rp5,15 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,68857 persen dengan jatuh tempo 15 Juli 2028.

    Seri PBS040 (pembukaan kembali) dan PBS038 (pembukaan kembali) masing-masing dimenangkan sebesar Rp200 miliar.

    Seri PBS040 menerima penawaran masuk sebesar Rp2,29 triliun dengan imbal hasil 6,69714 persen dan jatuh tempo 15 November 2030.

    Sedangkan seri PBS038 mencatatkan penawaran masuk Rp3,41 triliun dengan imbal hasil 6,90830 persen dan jatuh tempo 15 Desember 2049.

    Terakhir, seri PBS005 (pembukaan kembali) diserap sebesar Rp100 miliar dari penawaran masuk Rp2,48 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 6,79546 persen dan jatuh tempo 15 April 2043. (end)