BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PEMERINTAH SERAP Rp15 TRILIUN DARI LELANG SUKUK PEKAN INI

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    08 April 2026

    09726013

    IQPlus, (8/4) - Pemerintah menyerap dana senilai Rp15 triliun dari lelang delapan seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk pada 7 April 2026.

    Dikutip dari keterangan Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan di Jakarta, Selasa, total penawaran masuk yang tercatat pada lelang kali ini mencapai Rp30,57 triliun.

    Serapan terbesar berasal dari seri PBS038 (pembukaan kembali) yang dimenangkan sebesar Rp3,65 triliun dari penawaran masuk Rp4,84 triliun. Imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 6,79740 persen dengan jatuh tempo 15 Desember 2049.

    Serapan berikutnya berasal dari seri SPNS03022027 (penerbitan baru) yang dimenangkan sebesar Rp3,55 triliun dari penawaran masuk Rp5,31 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 5,30000 persen dengan jatuh tempo 3 Februari 2027.

    Selanjutnya, pemerintah menyerap dana sebesar Rp2,75 triliun dari seri PBS005 (pembukaan kembali) yang menerima penawaran masuk Rp3,61 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 6,70712 persen dengan jatuh tempo 15 April 2043.

    Kemudian, pemerintah menyerap dana senilai Rp2,35 triliun dari seri PBS030 (pembukaan kembali) yang mencatatkan penawaran masuk Rp4,08 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 6,15925 persen dengan jatuh tempo 15 Juli 2028.

    Dari seri PBS040 (pembukaan kembali), pemerintah memenangkan nominal sebesar Rp1,2 triliun dari penawaran masuk Rp2,56 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 6,19598 persen dengan jatuh tempo 15 November 2030.

    Adapun dari tiga seri lainnya, yaitu SPNS04052026 (pembukaan kembali), SPNS12102026 (pembukaan kembali), dan PBS034 (pembukaan kembali), pemerintah menyerap dana masing-masing sebesar Rp500 miliar.

    Seri SPNS04052026 mencatatkan penawaran masuk Rp5,31 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 4,85000 persen dan jatuh tempo 4 Mei 2026.

    Seri SPNS12102026 menerima penawaran masuk Rp3,07 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 5,22500 persen dan jatuh tempo 12 Oktober 2026.

    Adapun seri PBS034 menerima penawaran masuk Rp1,8 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan 6,53386 persen dan jatuh tempo 15 Juni 2039. (end)