BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PEMERINTAH BERENCANA LELANG SBSN PADA 13 JANUARI 2026

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    08 January 2026

    00753256

    IQPlus, (8/1) - Pemerintah akan melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada hari Selasa, tanggal 13 Januari 2026.

    Dalam siaran pers Direktorat Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Republik Indonesia Selasa (6/1) disebutkan Seri SBSN yang akan dilelang adalah seri SPN-S (Surat Perbendaharaan Negara - Syariah) dan PBS (Project Based Sukuk) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2026.

    Adapun pokok-pokok terms & conditions SBSN yang akan dilelang dengan target indikatif sebesar Rp11 triliun dengan tanggal setelmen pada 15 Januari 2026.

    1. SPNS10022026 (reopening) jatuh tempo pada 10 Februari 2026

    2. SPNS13072026 (reopening) jatuh tempo pada 13 Juli 2026

    3. SPNS12102026 (new issuance) jatuh tempo pada 12 Oktober 2026

    4. PBS030 (reopening) jatuh tempo pada 15 Juli 2028

    5. PBS040 (reopening) jatuh tempo pada 15 November 2030

    6. PBSG002 (reopening) jatuh tempo pada 15 Oktober 2033

    7. PBS034 (reopening) jatuh tempo pada 15 Juni 2039

    8. PBS038 (reopening) jatuh tempo pada 15 Desember 2049

    Alokasi Pembelian Non-kompetitif untuk seri PNS10022026 (reopening) dan SPNS13072026 serta SPNS12102026 maksimal 99 % dari jumlah yang dimenangkan sedangkan seri yang lainnya sebesar 30% dengan maksimal dimenangkan sebesar 200% dari target indikatif.

    Pada lelang ini ditawarkan seri PBSG002 yang merupakan seri Green Sukuk yang ditawarkan melalui lelang di pasar perdana domestik. Penerbitan seri Green Sukuk melalui lelang ini melengkapi program penerbitan Green Sukuk yang sudah dilakukan sebanyak 8 kali di pasar global sejak tahun 2018 dan 11 kali di pasar domestik melalui Green Sukuk Ritel sejak tahun 2019. Seri PBSG002 juga dapat digunakan untuk mendukung program RPIM (Rasio Pembiayaan Inlkusif Makropudensial) bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah.

    Sementara itu peserta lelang dengan dealer utama adalah PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk, PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk, PT. Bank Permata, Tbk, PT. Bank Panin, Tbk, PT. Bank HSBC Indonesia, PT. Bank OCBC NISP, Tbk, Standard Chartered Bank.

    Selanjutnya PT. Bank CIMB Niaga, Tbk, PT. Bank Maybank Indonesia, Tbk, Citibank N.A, PT. Bank Central Asia, Tbk, Deutsche Bank AG, PT. BRI Danareksa Sekuritas, PT. Mandiri Sekuritas, PT. Trimegah Sekuritas Indonesia, Tbk, PT. Bahana Sekuritas, PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Lembaga Penjamin Simpanan dan Bank Indonesia. (end)