PELINDO HARMONISASIKAN PERIKANAN DAN PENGEMBANGAN MARINA DI BMTH
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
21 July 2026
20153170
IQPlus, (21/7) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mengharmonisasikan aktivitas perikanan dan pengembangan marina internasional di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Kota Denpasar, Bali, guna mendukung tata kelola pelabuhan lebih aman.
"Dengan pengaturan ruang dan alur pelayaran yang baik, aktivitas perikanan tetap dapat berjalan, sementara pengembangan marina internasional juga dapat berlangsung secara harmonis," kata Direktur Pengembangan Usaha Pelindo Prasetyo di Denpasar, Bali, Selasa.
Menurut dia, harmonisasi itu akan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan kelancaran operasional.
Adapun penataan kapal perikanan secara bertahap menjadi salah satu fokus pengembangan BMTH, seiring rencana pengembangan Pelabuhan Perikanan Pengambengan (PPN), Kabupaten Jembrana, Bali, bagian barat, yang menjadi rencana lokasi relokasi aktivitas perikanan masa depan.
Ia menjelaskan area pengembangan I BMTH direncanakan menjadi marina district yang mampu menampung hingga 180 kapal wisata (yacht) dengan panjang maksimum mencapai 90 meter.
Kawasan pengembangan I seluas 24,77 hektare itu akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, antara lain area hiburan, kawasan gaya hidup serta ruang publik yang terintegrasi sebagai destinasi pariwisata maritim bertaraf internasional.
Selain arena pengembangan I, ada juga pengembangan II seluas 45 hektare yang rencananya untuk zona energi, kargo, logistik dan Taman Segara Kerthi.
Sementara itu, sepanjang 2025, tercatat ada 65 kapal pesiar internasional bersandar di Pelabuhan Benoa atau meningkat 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ia mencatat jumlah wisatawan internasional yang datang melalui kapal pesiar di Pelabuhan Benoa mencapai sekitar 146 ribu orang atau tumbuh 36 persen secara tahunan.
Prasetyo menambahkan pengembangan BMTH diharapkan mampu menjadi katalis pertumbuhan ekonomi Bali, memperkuat daya saing pariwisata maritim Indonesia, sekaligus menjadikan Pelabuhan Benoa sebagai salah satu destinasi marina dan kapal pesiar terkemuka di kawasan Asia Pasifik. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
