PEFINDO TURUNKAN PERINGKAT ADCP JADI idCCC
Share via
Terbit Pada
17 June 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 23-04-2026, 10:31:am
16732921
IQPlus, (17/6) - PEFINDO menurunkan peringkat PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) menjadi idCCC dengan CreditWatch berimplikasi Negatif dari sebelumnya idB dengan prospek Negatif. Pada saat yang sama, PEFINDO juga menurunkan peringkat atas Obligasi II ADCP yang tidak dijamin menjadi idCCC.
Tindakan pemeringkatan tersebut dilakukan setelah ADCP tidak dapat memenuhi pembayaran kupon atas Obligasi III Seri A & B yang jatuh tempo pada 8 Juni 2026, yang mencerminkan posisi likuiditas Perusahaan yang sangat ketat untuk memenuhi kewajiban keuangannya secara tepat waktu, yang terutama disebabkan oleh terbatasnya kemampuan menghasilkan arus kas operasional, fleksibilitas pendanaan yang terbatas, serta tekanan yang berlanjut akibat kondisi operasional yang menantang di sektor properti Indonesia. PEFINDO mempertahankan peringkat idAAA(cg) untuk Obligasi III yang dijamin secara penuh, tanpa syarat, dan tidak dapat dibatalkan oleh Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF; idAAA/Stabil). PEFINDO berkeyakinan bahwa CGIF akan memenuhi kewajibannya sebagai penjamin sebagaimana diatur dalam perjanjian penjaminan.
Peringkat mencerminkan pasar captive ADCP dari pengguna jasa Light Rail Transit (LRT). Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh struktur permodalan yang sangat agresif dan posisi likuiditas yang ketat, pendapatan berulang yang terbatas, serta paparan terhadap perubahan kondisi makroekonomi.
Peringkat dapat kembali diturunkan jika terjadi gagal bayar atas kewajiban keuangan ADCP lainnya. PEFINDO dapat meninjau kembali status CreditWatch setelah terdapat konfirmasi atas pelaksanaan pembayaran penjaminan oleh CGIF, serta setelah PEFINDO melakukan evaluasi terhadap posisi likuiditas jangka pendek ADCP, prospek pendanaan, dan kemampuan Perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya secara tepat waktu.
Didirikan pada 9 Maret 2018, PT Adhi Commuter Properti Tbk adalah pengembang yang mengkhususkan diri pada produk properti dengan konsep transit-oriented development (TOD). Perusahaan menjual apartemen, gedung perkantoran, serta rumah tapak, dan menghasilkan pendapatan berulang dari hotel-hotel bermerek GranDhika di Jakarta, Semarang, dan Medan. Per 31 Maret 2026, pemegang saham ADCP adalah PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI, 90%) dan publik (10%).
Sebagai penjamin, CGIF didirikan pada bulan November 2010 sebagai bagian utama dari Asian Bond Market Initiative (ABMI), untuk mempromosikan perkembangan ekonomi dan stabilitas keuangan melalui perkembangan pasar obligasi mata uang lokal regional di kawasan ASEAN. Mandat ini diberikan oleh negara anggota yang terdiri dari negara-negara ASEAN+3 negara (Republik Rakyat Tiongkok, Jepang, dan Republik Korea) dan Asian Development Bank (ADB). CGIF didirikan sebagai trust fund dari ADB (peringkat idAAA/stabil dari S&P Global Ratings), yang memiliki arti bahwa walaupun secara operasional dan keuangan terpisah dari ADB, secara hukum bukan merupakan badan hukum yang terpisah. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
