BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PEFINDO TETAPKAN PERINGKAT idAAA UNTUK PERTAMINA INTERNATIONAL SHIPPING

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    10 June 2026

    16052808

    IQPlus, (10/6) - PEFINDO menetapkan peringkat idAAA dengan prospek stabil kepada PT Pertamina International Shipping (PIS). Peringkat mencerminkan tingkat kemungkinan yang sangat tinggi akan adanya dukungan luar biasa dari PT Pertamina (Persero) selaku induk perusahaan. Profil kredit berdiri sendiri PIS didukung oleh posisi pasar dan profil keuangan yang sangat kuat. Kekuatan tersebut dibatasi oleh risiko eksekusi yang terkait dengan tahap akhir restrukturisasi integrasi sektor hilir serta meningkatnya eksposur terhadap volatilitas pasar dan operasional.

    Peringkat telah memperhitungkan rencana transformasi struktural, dimana PIS dalam bentuknya saat ini sebagai subholding yang berdiri sendiri akan berhenti beroperasi. Dalam fase kedua restrukturisasi yang dijadwalkan berlaku efektif pada 1 Oktober 2026, sejumlah aset non-captive dan entitas usaha yang saat ini berada di bawah PIS akan dipisahkan (spin-off) ke PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh PIS. Selanjutnya, PIS akan digabungkan ke dalam PT Pertamina Patra Niaga (PPN), yang akan menjadi entitas penerus (surviving entity) dalam struktur subholding hilir yang terintegrasi.

    Peringkat dapat diturunkan apabila kami melihat adanya pelemahan material dalam dukungan dari induk. Kami juga dapat menurunkan peringkat apabila proses pengalihan aset atau novasi kontrak dengan pihak ketiga mengalami hambatan hukum maupun administratif yang material sehingga mengganggu keberlangsungan pendapatan.

    Selain itu, peringkat dapat berada dalam tekanan apabila daya saing Perusahaan melemah selama masa transisi, yang tercermin dari menurunnya kemampuan untuk memperoleh atau memperpanjang kontrak dengan pihak ketiga akibat kekhawatiran mitra usaha terhadap ketidakpastian struktur organisasi, kesinambungan operasional, serta kurangnya kejelasan mengenai entitas yang akan menjadi pihak dalam kontrak.

    PIS merupakan subholding logistik maritim terintegrasi dalam Grup Pertamina yang berperan sebagai tulang punggung distribusi bahan bakar dan gas nasional di seluruh kepulauan Indonesia. Efektif 1 Februari 2026, PIS memulai proses merger secara bertahap dengan PPN untuk mengintegrasikan rantai nilai bisnis hilir grup. Per 31 Desember 2025, kepemilikan saham PIS terdiri dari 98,88% oleh PT Pertamina (Persero), 1,117% oleh Nippon Yusen Kabushiki Kaisha (NYK), dan 0,003% oleh PT Pertamina Pedeve Indonesia. (end)