BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PASAR MODAL INDONESIA SALURKAN BANTUAN PEMBANGUNAN JEMBATAN DI BANTEN

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    10 April 2026

    09954351

    IQPlus, (10/4) - Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kembali menyelenggarakan kegiatan corporate social responsibility (CSR) dalam rangka 48 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia (HUT ke48 Pasar Modal Indonesia). Kegiatan CSR kali ini diwujudkan dalam bentuk dukungan pembangunan jembatan di Kampung Cikotak, Desa Cibojong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

    Dalam pelaksanaannya, pasar modal Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Sahabat Pedalaman dalam memberikan bantuan berupa pembangunan jembatan beton yang lebih kokoh dengan kualitas konstruksi dan penguatan fondasi yang lebih baik. Jembatan sebelumnya dibangun sejak tahun 1940 dan hanya menggunakan fondasi kayu, sehingga telah beberapa kali mengalami kerusakan akibat banjir.

    Dengan pembangunan jembatan yang lebih kokoh ini, diharapkan dapat menciptakan akses yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kampung Cikotak yang berjumlah hampir 15.000 jiwa, sekaligus mendorong efisiensi waktu dan biaya transportasi, memperkuat perekonomian lokal, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

    Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Direktur KPEI sekaligus Ketua HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia Antonius Herman Azwar kepada Kepala Desa Cibojong Nopallailudin. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan Kepala Eksekutif Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi, Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, Direktur Utama KPEI Iding Pardi, dan Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat.

    Turut pula menyaksikan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Perwakilan Provinsi Banten Rina Dewiyanti, dan Direktur Yayasan Sahabat Pedalaman Wafiq Zuhair. Dalam sambutannya Antonius menyampaikan bahwa keberadaan jembatan di wilayah seperti Kampung Cikotak merupakan kebutuhan vital yang harus menjadi perhatian utama.

    Menurutnya, bantuan pembangunan jembatan ini penting untuk memastikan kelancaran aktivitas sosial, ekonomi, dan prasarana pendidikan masyarakat di wilayah tersebut. "Diharapkan bantuan ini mampu menciptakan akses infrastruktur yang lebih aman dan memadai, sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi," ujar Antonius.

    Sejalan dengan komitmen pasar modal Indonesia untuk memberikan bantuan yang berdampak langsung kepada masyarakat, bantuan ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah di Indonesia, memperkuat infrastruktur di wilayah pelosok, dan berkontribusi pada peningkatan pemberdayaan kapasitas masyarakat.

    Selanjutnya, rangkaian kegiatan CSR dalam rangka HUT ke-48 pasar modal Indonesia akan terus dilaksanakan melalui berbagai program di bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan, serta perbaikan dan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah di Indonesia. Berbagai kegiatan CSR tersebut merupakan bentuk apresiasi atas pencapaian pasar modal Indonesia sekaligus wujud komitmen untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

    SRO akan terus melaksanakan kegiatan CSR yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat penerima sekaligus sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi prioritas pembangunan nasional. (end)