BCA Sekuritas
langen
Daily News

PANTAU MOMENTUM PASAR, KINO LAPORKAN SISA SAHAM TREASURI DI AWAL 2026

Published On

06 January 2026

Related Stocks

Latest update: 26-03-2026, 03:00:pm

00540750

IQPlus, (06/1) - Emiten konsumer, PT Kino Indonesia Tbk (KINO), melaporkan perkembangan terbaru terkait posisi saham hasil pembelian kembali (buyback) atau saham treasuri perusahaan hingga akhir periode Desember 2025.

Berdasarkan laporan resmi yang dirilis, perusahaan mencatatkan dua periode utama pelaksanaan buyback saham yang wajib dialihkan kembali ke publik atau pihak lain. Periode pertama diselesaikan pada 15 Maret 2022 dengan harga rata-rata pembelian Rp3.398 per saham, sedangkan periode kedua berakhir pada 16 Juni 2022 dengan harga rata-rata Rp4.218 per saham.

Hingga saat ini, total saham treasuri yang masih dikuasai oleh perseroan mencapai 49.752.600 lembar saham. Jumlah tersebut terdiri dari 20.000.000 lembar dari aksi buyback pertama dan 29.752.600 lembar dari aksi buyback kedua.

Sesuai dengan Pasal 4 Peraturan OJK Nomor 30/2017, perusahaan terbuka memiliki kewajiban untuk mengalihkan kembali saham hasil buyback dalam jangka waktu tertentu. Langkah pengalihan ini dapat dilakukan melalui berbagai mekanisme, mulai dari penjualan di bursa efek, pelaksanaan program kepemilikan saham bagi karyawan (ESOP/MSOP), hingga pembatalan saham untuk pengurangan modal.

Bagi kalangan investor, keberadaan saham treasuri dalam jumlah besar ini memberikan ruang bagi perseroan untuk melakukan monetisasi aset di saat momentum harga saham dianggap optimal. Selain meningkatkan likuiditas perdagangan, pengalihan kembali saham ini juga diharapkan dapat memperkuat struktur ekuitas perusahaan guna mendukung ekspansi bisnis di masa mendatang. (end)