PANI BUKUKAN MARKETING SALES RP3 TRILIUN HINGGA SEPTEMBER 2026
Share via
Terbit Pada
05 November 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 14-10-2026, 11:25:am
30842733
IQPlus, (5/11) - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) merupakan salah satu pengembang properti terkemuka yang berlokasi di kawasan strategis Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), sebuah kota mandiri modern berskala besar yang membentang di kawasan pesisir utara Jakarta hingga Banten.
Dalam siaran pers PANI (5/11) disebutkan Didukung konektivitas prima menuju Bandara Soekarno-Hatta via Tol KATARAJA, PANI terus berinovasi menghadirkan kawasan hunian dan komersial modern yang adaptif terhadap kebutuhan pasar. Pertumbuhan kawasan yang pesat serta portofolio proyek yang solid menjadikan PANI sebagai pilihan investasi jangka panjang yang menjanjikan, baik bagi investor ritel maupun institusi, lokal hingga mancanegara.
Tantangan perekonomian global tidak menyurutkan upaya PANI dalam mempertahankan kinerja penjualan di sektor properti. Hingga akhir September 2026, PANI tercatat telah mengantongi marketing sales sebesar Rp3 triliun.
Pencapaian ini didukung strategi pemasaran PANI yang menyediakan berbagai portofolio produk dan mengakselerasi pengembangan ekosistem PIK2 sebagai kawasan terpadu. Ketersediaan infrastruktur, fasilitas pendukung yang kian terencana, serta aksesibilitas yang andal, menjadi nilai tambah PIK2 bagi konsumen maupun investor.
Minat masyarakat terhadap proyek hunian PANI terus menunjukkan performa positif. Sampai penutupan September 2026, kontribusi segmen residensial membukukan Rp1,63 triliun atau menyumbang 54% terhadap total marketing sales.
Perolehan ini mengindikasikan lonjakan sebesar 34% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan tersebut disokong oleh ketersediaan beragam pilihan produk mulai dari Rumah Milenial bagi first-home buyer hingga pelbagai pilihan hunian unggulan seperti Pasir Putih Residence, Pasadena Spring, Padma, dan Bukit Nirmala.
Selain itu, penerapan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) turut menjadi pendorong utama kinerja ini dengan memberikan keringanan bagi masyarakat dalam memiliki hunian. Kontribusi segmen komersial sebesar Rp526 miliar turut menunjukkan peran PIK2 yang semakin berkembang, tidak hanya sebagai kawasan hunian, tetapi juga sebagai pusat kegiatan bisnis dan gaya hidup.
Segmen ini mencakup berbagai produk komersial, termasuk Bizpark PIK2 dan Rukan Marina Bay. Selain segmen residensial dan komersial, pencapaian marketing sales turut ditopang oleh segmen kaveling komersial (commercial land plots) yang berlokasi di kawasan CBD PIK2.
Capaian sebesar Rp866 miliar menandakan tingginya kepercayaan pasar terhadap CBD PIK2 dalam mengakomodasi kebutuhan dunia usaha. Meskipun diwarnai dinamika ketidakpastian geopolitik global, gejolak harga energi dan komoditas, hingga tekanan inflasi dan suku bunga yang berpotensi mendongkrak biaya operasional dan logistik, optimisme pemulihan ekonomi nasional maupun global tetap membuka peluang bagi ekspansi bisnis.
Kondisi tersebut makin mempertegas posisi strategis CBD PIK2 untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung aktivitas investasi secara berkelanjutan.
Pertumbuhan PIK2 didukung oleh beragam fasilitas yang tersedia guna menunjang aktivitas masyarakat dan pengunjung mulai dari sarana rekreasi, area komersial, hingg pusat kuliner.
Dari sisi konektivitas dan aksesibilitas, perkembangan kawasan diperkuat oleh sejumlah infrastruktur kunci, mulai dari beroperasinya sebagian ruas Tol KATARAJA secara fungsional yang mempermudah konektivitas menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kehadiran pusat pameran Nusantara International Convention Exhibition (NICE) untuk kegiatan MICE (meetings, incentives, conferences, and exhibitions) hingga Dermaga CBD Beachwalk sebagai destinasi wisata bahari sekaligus akses menuju Kepulauan Seribu.
Untuk melengkapi ketersediaan sarana akomodasi, PANI turut mengembangkan Hotel Hilton PIK2 yang diperkirakan akan beroperasi pada semester kedua tahun 2027.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, PANI didukung oleh cadangan lahan (land bank) seluas 1.828 hektare yang dikelola melalui 12 entitas anak. Dengan bank tanah tersebut serta karakteristik PIK2 sebagai kawasan terpadu berskala besar, PANI memiliki landasan untuk mengembangkan potensi bisnis, memperluas peluang pertumbuhan usaha, dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Sambutan Jajaran Direksi
Presiden Direktur PANI, Bapak Sugianto Kusuma, menyampaikan bahwa pengembangan PIK2 sebagai kawasan terpadu merupakan bagian penting dari strategi perusahaan dalam mengembangkan produk serta meningkatkan daya tarik kawasan dalam rangka meningkatkan permintaan pasar.
"Menyikapi perkembangan pasar saat ini, kami memilih untuk tetap fokus pada penguatan ekosistem PIK2 sebagai komitmen utama perusahaan. Berbagai fasilitas dan infrastruktur baru akan terus bergulir, mulai dari Tol KATARAJA, beroperasinya NICE, Dermaga CBD Beachwalk yang membuka akses langsung ke Kepulauan Seribu, serta melanjutkan pembangunan Hotel Hilton PIK2 sebagai pelengkap kawasan PIK2. Kami terus berharap progres pengembangan PIK2 tetap berjalan dengan lancar dan semakin meningkatkan nilai tambah perusahaan". (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
