BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    PANI BIDIK MARKETING SALES Rp4,3 TRILIUN TAHUN INI

    Terbit Pada

    16 April 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 22-12-2025, 04:20:pm

    10540715

    IQPlus, (16/4) - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) merupakan salah satu pengembang properti terkemuka yang berlokasi di kawasan strategis Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), sebuah kota mandiri modern berskala besar yang membentang di kawasan pesisir utara Jakarta hingga Banten, didukung oleh konektivitas yang terintegrasi menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta melalui Tol KATARAJA.

    Dalam siaran pers (15/4) PANI mengusung konsep pengembangan kawasan dengan filosofi gaya hidup dinamis dan modern, serta senantiasa berinovasi untuk menjawab kebutuhan pasar yang dinamis.

    Sebagai emiten properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, PANI menawarkan peluang investasi yang menjanjikan melalui portofolio proyek yang solid serta pertumbuhan kawasan PIK2 yang pesat dan adaptif. Dengan reputasi dan komitmen tinggi terhadap kualitas, PANI layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan investasi dengan peluang ekonomi jangka panjang, baik bagi investor lokal maupun asing, baik institusional maupun retail.

    PANI membidik kinerja marketing sales yang konservatif pada 2026 dengan pendekatan yang prudent di tengah dinamika pasar properti. Strategi ini tercermin dari komposisi penjualan yang sebagian besar didominasi oleh segmen residensial kemudian diikuti oleh kaveling tanah komersial dan produk komersial, yang menegaskan fokus PANI dalam memperkuat penetrasi pada hunian yang liveable sekaligus mengoptimalkan monetisasi kawasan terintegrasi untuk terciptanya ekosistem yang saling menunjang dengan menelisik dinamika permintaan pasar properti dan kondisi makroekonomi.

    PANI melihat bahwa segmen residensial akan tetap menjadi pendorong utama, didukung oleh meningkatnya daya tarik kawasan PIK2 sebagai lingkungan hunian yang liveable dengan ekosistem terintegrasi. Sementara itu, permintaan terhadap kaveling tanah komersial tetap menunjukkan potensi dari pelaku usaha dan investor yang ingin mengamankan lokasi strategis di kawasan CBD PIK2, seiring dengan berkembangnya aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Produk komersial seperti ruko, rukan, dan SOHO juga diharapkan tetap menarik bagi pelaku bisnis yang berkembang di dalam ekosistem kawasan.

    Meskipun menghadapi tantangan eksternal, PANI tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang, didukung oleh land bank seluas 1.838 hektare, rekam jejak yang kuat dalam peluncuran dan penyerahan produk, serta pengembangan kawasan terpadu yang terus berjalan secara berkelanjutan. PANI juga menjaga fleksibilitas operasional guna merespons dinamika pasar secara adaptif, sekaligus menangkap peluang pertumbuhan seiring dengan potensi pemulihan permintaan.

    Pengembangan kawasan PIK2 semakin diperkuat oleh penyelesaian berbagai infrastruktur dan fasilitas utama yang menjadi katalis pertumbuhan kawasan. Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang mulai beroperasi akan menjadi pusat kegiatan MICE berskala besar yang mendorong peningkatan traffic dan aktivitas ekonomi. Selain itu, peningkatan konektivitas kawasan melalui Tol KATARAJA yang terhubung langsung ke Bandara Internasional Soekarno Hatta serta kawasan Jabodetabek semakin memperkuat aksesibilitas dan daya tarik kawasan secara keseluruhan.

    Dengan keunggulan sebagai salah satu pengembangan kota pesisir modern berskala besar yang unik di Indonesia, PIK2 menggabungkan lokasi pesisir yang strategis dengan konektivitas terintegrasi serta pengembangan ekosistem kawasan yang komprehensif. Kombinasi ini menempatkan PIK2 pada posisi yang kuat untuk terus berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi baru yang menghadirkan peluang usaha bernilai tinggi dan berkelanjutan

    Sambutan Jajaran Direksi

    Presiden Direktur PANI, Bapak Sugianto Kusuma, menilai arah pengembangan PIK2 semakin memperlihatkan kekuatan fundamental kawasan sebagai kota mandiri modern berskala besar.

    "Komposisi marketing sales yang kami tetapkan setelah mencermati perkembangan geopolitik yang terjadi sehingga unsur kehati-hatian dan target yang dapat dicapai menjadi prinsip utama kami".

    Beliau menambahkan bahwa perkembangan kawasan PIK2 sangat kondusif untuk menjadi katalis perbaikan target ke depan dan tentunya pandangan optimis potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus bergulir menciptakan permintaan properti baru di masa akan datang.

    "Kehadiran fasilitas strategis seperti Nusantara International Convention Exhibition (NICE) serta konektivitas langsung menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta dan toll dalam/luar kota melalui Tol KATARAJA akan menciptakan nilai tambah baru dan memperkuat daya tarik kawasan PIK2. Kami prediksi PIK2 akan berkembang sebagai kota pesisir modern yang terintegrasi, sekaligus menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang berkelanjutan". (end)