BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

OXALA ENERGY RENCANAKAN AKUISISI PERUSAHAAN PENGOLAHAN GAS BUMI

Terbit Pada

19 August 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 19-08-2026, 03:20:pm

23051420

IQPlus, (19/8) - PT Oxala Energy International Tbk (d/h PT Multi Makmur Lemindo Tbk) mengungkapkan rencana transaksi akuisisi terhadap sebuah perusahaan target yang bergerak di bidang pengolahan gas bumi. Rencana tersebut saat ini masih dalam proses finalisasi bersama pemegang saham pengendali, PT Morris Capital Indonesia (MCI).

Informasi tersebut disampaikan Perseroan melalui keterbukaan informasi tertanggal 18 Agustus 2026, berdasarkan Surat Tanggapan Pemegang Saham Pengendali PT Morris Capital Indonesia Nomor 035/ST/Oxala-MCI/VIII/2026 tertanggal 18 Agustus 2026.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, Perseroan menyatakan bahwa MCI bersama Perseroan sedang melakukan finalisasi rencana akuisisi terhadap perusahaan target yang menjalankan kegiatan usaha di sektor pengolahan gas bumi.

Perseroan menargetkan penyelesaian dan penandatanganan Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) atau Perjanjian Jual Beli Bersyarat atas Saham pada Agustus 2026.

Namun, transaksi tersebut belum bersifat final dan mengikat. Pelaksanaannya masih bergantung pada penandatanganan perjanjian definitif atau CSPA, pemenuhan seluruh persyaratan pendahuluan, persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), serta persetujuan regulator terkait.

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, perusahaan target memiliki usia operasional sekitar 14 tahun pada 2026.

Perusahaan target bergerak dalam perdagangan alat teknik, konstruksi, dan jasa konsultan teknik dengan omzet sekitar Rp40 miliar per tahun.

Namun sejak 2025, perusahaan target melakukan ekspansi ke bidang pengolahan minyak dan gas bumi. Dalam ekspansi tersebut, perusahaan memperoleh kontrak strategis dengan nilai lebih dari US$100 juta.

Dari sisi keuangan, total aset perusahaan target per 31 Desember 2025 tercatat sekitar Rp476 miliar. Nilai tersebut diproyeksikan meningkat menjadi sekitar Rp920 miliar per 31 Desember 2026.

Perusahaan target juga memiliki potensi pendapatan sekitar Rp250 miliar per tahun, dengan proyeksi margin EBITDA sekitar 60%.

Untuk memperoleh persetujuan atas rencana transaksi akuisisi, Perseroan menargetkan pelaksanaan RUPSLB paling lambat pada Maret 2027.

Apabila transaksi terealisasi, bisnis pengolahan gas bumi perusahaan target diharapkan menjadi sumber pertumbuhan baru atau new growth engine bagi Oxala Energy International sekaligus mendukung transformasi bisnis Perseroan ke sektor energi. (end)