OUTLOOK NEGATIF MOODYS OJK YAKIN TAK ADA DAMPAK SIGNIFIKAN KE BANK
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
10 February 2026
04052819
IQPlus, (10/2) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meyakini tidak ada dampak signifikan terhadap stabilitas industri perbankan nasional setelah Moody's merevisi outlook sovereign credit rating Indonesia menjadi negatif dan menurunkan outlook lima bank.
"Saya optimistis tidak akan ada dampak yang signifikan. Tentu saja, sebagaimana yang disampaikan Moody's, ini adalah konsekuensi penurunan outlook secara menyeluruh," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan (KEPB) OJK Dian Ediana Rae saat dijumpai media di Jakarta, Selasa.
Dian mengatakan, pihaknya juga tidak khawatir atas perubahan outlook Moody's ini mengingat tidak ada isu yang bersifat struktural. Menurutnya, bank-bank di Indonesia, termasuk lima bank dalam outlook Moody's, secara fundamental tetap sehat.
"Bagi saya sebagai KEPB, sekarang pengawasan individual bank itu lebih penting. 105 bank umum itu memang banyak. Tapi buat saya, satu bank bermasalah saja itu sudah menjadi 'pikiran',"ujar dia.
Outlook dari Moody's ini, tegas Dian, juga menjadi catatan dan tanggung jawab bersama bagi seluruh pihak terutama pemangku kepentingan dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
Dalam hal ini, dibutuhkan komunikasi yang lebih baik kepada Moody's dan lembaga pemeringkat (rating agency) lainnya mengenai arah kebijakan ekonomi Indonesia.
Dian pun menyatakan komitmennya untuk mendiskusikan lebih lanjut mengenai permasalahan outlook lembaga pemeringkat internasional.
"Kalau pengalaman saya sendiri sebetulnya cukup dengan data informasi dan tentunya arah kebijakan (saat berkomunikasi dengan lembaga peringkat internasional). Jadi semua apapun yang terkait dengan rules regulation, data informasi, arah kebijakan kita, dan lain sebagainya, itu tentu akan kita siapkan nanti," kata Dian. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
