BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

OJK: TINJAUAN MSCI CERMINKAN KEPERCAYAAN GLOBAL KE PASAR MODAL RI

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

24 June 2026

17450944

IQPlus, (24/6) - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan tinjauan dari MSCI mencerminkan kepercayaan investor global terhadap ketahanan ekonomi nasional, stabilitas sektor jasa keuangan, serta reformasi dalam rangka memperkuat transparansi, integritas, dan daya saing pasar modal Indonesia.

"Kami juga mencatat pengakuan MSCI atas berbagai langkah reformasi integritas pasar modal yang telah dilakukan. Adapun sejumlah area yang masih menjadi perhatian merupakan bagian dari proses evaluasi yang konstruktif dan akan terus kami tindak lanjuti bersama seluruh pemangku kepentingan," ujar Friderica dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Seiring dengan itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan hasil penilaian MSCI menunjukkan pengakuan penyedia indeks global terhadap agenda reformasi pasar modal Indonesia yang telah dijalankan sejak awal tahun.

"MSCI tidak hanya mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Markets, tetapi juga memberikan pengakuan bahwa berbagai langkah reformasi yang telah dan sedang kita jalankan berada pada arah yang tepat. Hal tersebut tercermin dari hasil penilaian market accessibility Indonesia yang terjaga baik," kata Hasan.

Menurutnya, pengakuan terhadap agenda reformasi tersebut menjadi modal penting bagi pasar modal Indonesia untuk terus tumbuh dengan fondasi transparansi, integritas, dan tata kelola yang semakin kuat.

"Tentu kami melihat masih terdapat ruang perbaikan dan berbagai masukan yang perlu dicermati secara konstruktif. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus memperkuat engagement dengan global index providers, investor global, serta seluruh stakeholders terkait guna semakin meningkatkan kredibilitas, integritas, dan investability pasar modal Indonesia ke depan," ujar Hasan.

Hasan menegaskan bahwa dipertahankannya status emerging markets bukanlah tujuan akhir, yang mana pihaknya akan terus memperkuat dan mengakselerasi implementasi agenda reformasi di pasar modal Indonesia, dengan dukungan koordinasi dan sinergi yang erat dengan segenap pemangku kepentingan.

"Langkah tersebut juga ditujukan untuk menindaklanjuti masukan dan concern dari pihak-pihak terkait dalam upaya memperkuat kredibilitas dan integritas pasar modal domestik," ujar Hasan.

Ke depan, lanjutnya, upaya-upaya untuk memperkuat relevansi dan peran pasar modal Indonesia dalam skala global juga akan terus diperkuat, yang akan ditopang oleh kinerja perekonomian Indonesia yang kuat serta pertumbuhan pasar domestik sesuai dengan kondisi fundamentalnya.

"Kami meyakini pasar modal Indonesia masih sangat prospektif dan menarik, baik bagi investor domestik maupun global. Hal ini didukung oleh fundamental perekonomian domestik yang terjaga, basis investor yang terus bertumbuh, valuasi saham yang kompetitif, dan kinerja fundamental emiten yang secara umum masih sangat positif," ujar Hasan (end/ant)