BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

OJK : INDUSTRI KEUANGAN PERLU PERKUAT GRC HADAPI RISIKO GLOBAL

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

14 July 2026

19455799

IQPlus, (14/7) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai industri jasa keuangan perlu terus memperkuat penerapan governance, risk, and compliance (GRC) atau tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan untuk menghadapi risiko global yang semakin kompleks.

Dalam Risk and Governance Summit (RGS) 2026, di Jakarta, Selasa, Anggota Dewan Komisioner OJK Sophia Wattimena mengatakan perkembangan lanskap risiko global yang semakin cepat menuntut organisasi memperkuat tata kelola dan manajemen risiko agar lebih adaptif terhadap berbagai tantangan.

Menurut dia, risiko siber, penyalahgunaan kecerdasan buatan, perubahan regulasi, ketidakpastian geopolitik, hingga perubahan iklim menjadi tantangan utama yang harus diantisipasi oleh industri jasa keuangan.

Sophia mengatakan penerapan governance, risk, and compliance kini tidak lagi sekadar berfungsi sebagai instrumen kepatuhan, tetapi telah menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan organisasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan yang baik, tetapi juga pada tata kelola yang mampu menerjemahkannya menjadi hasil nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, penguatan GRC juga sejalan dengan Astacita ketujuh pemerintah yang menitikberatkan pada reformasi birokrasi, pencegahan dan pemberantasan korupsi, serta penerapan tata kelola pemerintahan yang baik. (end/ant)