OBAT ALOKASIKAN INVESTASI RP4,9 MILIAR UNTUK PENGEMBANGAN EKOSISTEM AI
Share via
Terbit Pada
17 September 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 01-07-2026, 01:53:pm
25953247
IQPlus, (17/9) - Emiten yang bergerak di bidang industri maklon herbal, kosmetik, serta minuman fungsional dan botanikal, PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk, resmi memfinalisasi investasi senilai Rp 4,9 miliar untuk pengembangan Ekosistem Artificial Intelligence (AI).
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya memperkuat aset teknologi perseroan secara berkelanjutan, khususnya untuk mendukung efektivitas kegiatan pemasaran. Pengumuman fakta material tersebut disampaikan oleh Perseroan dalam surat keterbukaan informasi tertanggal 17 September 2026.
Direktur Utama PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk, Is Heriyanto, menjelaskan bahwa pemfinalisasi investasi ini direalisasikan pada tanggal 16 September 2026. Pengembangan ekosistem teknologi cerdas ini dirancang untuk membantu Perseroan beserta para pelanggannya dalam mengelola berbagai saluran pemasaran digital secara lebih efektif dan otomatis.
Sistem AI tersebut akan difungsikan untuk memahami pergerakan pasar, mengenali kebutuhan pelanggan, hingga menyusun dan mengelola materi pemasaran. Selain itu, teknologi ini mampu memberikan analisis informasi mengenai respons pasar yang sangat berguna sebagai bahan evaluasi strategi bisnis Perseroan.
Sebagai bagian dari pengembangan ekosistem ini, PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk telah mencatatkan Hak Cipta atas tiga program komputer di Kementerian Hukum Republik Indonesia. Ketiga program berbasis AI tersebut tercatat atas nama Perseroan, yaitu MAXMOOD AI, OTOMUS AI, dan SomAI.
Pemanfaatan teknologi ini difokuskan pada pengoperasian agen pemasaran AI otomatis di media sosial guna mendongkrak penjualan dan menekan biaya operasional. Penerapan AI juga diharapkan mampu mengurangi pekerjaan berulang, mempercepat alur kerja, serta mengoptimalkan sumber daya untuk kegiatan yang memberi nilai tambah.
Manajemen menegaskan bahwa pengembangan dilakukan secara bertahap sejalan dengan strategi usaha dan perkembangan teknologi. Dalam jangka menengah hingga panjang, investasi ini diproyeksikan memberikan manfaat nyata bagi Perseroan melalui peningkatan pendapatan, efisiensi biaya, serta peningkatan profitabilitas yang dievaluasi secara berkala. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
