NEXAI SIAPKAN PINJAMAN UNTUK PENGEMBANGAN PUSAT DATA
Share via
Terbit Pada
06 October 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 05-10-2026, 05:16:pm
27827089
IQPlus, (6/10) - PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) menyiapkan fasilitas pinjaman pemegang saham dengan total nilai maksimal Rp4 triliun kepada dua anak usahanya, yakni PT Nextier Askara Center (NAC) sebesar maksimal Rp1,5 triliun dan PT Nextier GenAi Center (NGC) sebesar maksimal Rp2,5 triliun. Perjanjian pinjaman tersebut ditandatangani pada 2 Oktober 2026.
Menurut keterangan perseroan Selasa, NAC dan NGC merupakan perusahaan anak yang masing-masing 99,9% sahamnya dimiliki oleh NexAI Digital Infrastruktur. Perseroan bertindak sebagai kreditur, sedangkan NAC dan NGC masing-masing menjadi debitur dalam perjanjian tersebut.
Untuk fasilitas kepada NAC, dana tersebut akan digunakan untuk kepentingan pengembangan bisnis fasilitas pusat data di Kawasan Jababeka Cikarang, baik oleh NAC maupun entitas yang ditunjuk NAC. Sementara itu, fasilitas kepada NGC ditujukan untuk pembangunan dan pengembangan bisnis fasilitas pusat data di KEK Industropolis KITB Batang.
Masing-masing fasilitas memiliki jangka waktu sejak tanggal pencairan pinjaman hingga 31 Desember 2028. Tingkat bunga yang dikenakan sebesar 7% per tahun, sementara ketentuan mengenai jaminan dan hal yang dilarang dilakukan debitur tidak diatur dalam perjanjian.
NexAI menyatakan transaksi tersebut memenuhi kriteria transaksi material karena masing-masing nilai fasilitas pinjaman NAC dan NGC mencapai lebih dari 50% dari ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian auditan per 30 April 2026. Transaksi tersebut juga merupakan transaksi afiliasi, tetapi bukan transaksi benturan kepentingan.
Perseroan menyebut pemberian fasilitas pinjaman dilakukan untuk mendukung pengembangan fasilitas pusat data oleh kedua anak usaha sekaligus menunjang kegiatan operasional perusahaan. Karena transaksi dilakukan dengan perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki lebih dari 99%, Perseroan menyatakan tidak wajib menggunakan penilai independen maupun memperoleh persetujuan pemegang saham dalam RUPS independen.
Dari sisi keuangan, NexAI menyatakan pemberian kedua fasilitas pinjaman tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan Perseroan. Perseroan juga menyatakan tidak terdapat dampak material terhadap aspek hukum maupun kelangsungan usaha. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
