METRODATA ELECTRONICS PERKUAT PORTOFOLIO BISNIS TIK DAN LAYANAN AI DI INDONESIA
Share via
Terbit Pada
02 October 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 02-10-2026, 12:30:am
27439387
IQPlus, (2/10) - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), perusahaan penyedia solusi, konsultasi, dan distribusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terkemuka di Indonesia, kembali mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin industri teknologi nasional. Di usianya yang ke-51 tahun, MTDL berhasil menduduki peringkat pertama untuk kategori Industri Teknologi dalam jajaran FORTUNE Indonesia 100 tahun 2026.
Selain penghargaan dari FORTUNE Indonesia, perseroan juga memboyong penghargaan sebagai Best Technology Sector - IDX Main Board dalam ajang EmitenNews Capital Market Excellence Awards 2026. Pencapaian ini menegaskan konsistensi MTDL dalam mempertahankan posisi sebagai perusahaan teknologi terbesar dan terlengkap di Tanah Air.
Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja, menyampaikan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan semangat kewirausahaan yang ditanamkan oleh para pendiri. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama bagi perseroan untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan mengembangkan kapabilitas bisnisnya.
Capaian positif pada tahun 2026 ini didasarkan pada kinerja keuangan MTDL pada tahun fiskal 2025. Dari total pendapatan tahun 2025 sebesar Rp27,2 triliun, perseroan berhasil membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp814,0 miliar, atau tumbuh 10,0 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Jika dirunut ke belakang, MTDL secara konsisten mencatatkan pertumbuhan pendapatan positif pasca-pandemi COVID-19. Pendapatan tercatat sebesar Rp18,50 triliun pada 2021, naik menjadi Rp20,99 triliun pada 2022, Rp22,09 triliun pada 2023, serta Rp25,15 triliun pada 2024. Konsistensi ini membuat MTDL menjadi satu-satunya perusahaan teknologi nasional yang tidak pernah absen dari daftar FORTUNE Indonesia 100 sejak 2021.
Dari dua unit bisnis yang dimiliki, unit Distribusi Digital masih menjadi pendorong utama pendapatan dengan pertumbuhan penjualan 9,0 persen YoY pada 2025. Pertumbuhan ini dipimpin oleh segmen smartphone yang melonjak 24,6 persen, disusul segmen komersial yang meningkat 7,2 persen. Sementara itu, unit bisnis Solusi & Konsultasi Digital mencatatkan kenaikan pendapatan 4,5 persen YoY dan laba bersih 12,0 persen YoY berkat tingginya permintaan layanan Cloud, Hybrid Infrastructure, dan Cybersecurity.
Menanggapi pesatnya era digital, MTDL juga mencatat lonjakan signifikan pada adopsi Kecerdasan Buatan (AI). Pada semester pertama tahun ini, bisnis Data & AI MTDL mencatat pertumbuhan pemesanan (order booking) sebesar 53 persen YoY, sedangkan bisnis Hybrid AI (Hybrid IT & Infrastructure) tumbuh pesat hingga 172 persen YoY.
Susanto menilai adopsi AI di dunia bisnis Indonesia masih berada pada tahap awal sehingga potensi perumbuhan di masa depan masih sangat besar. Guna merespons peluang tersebut, MTDL berkomitmen memperkuat portofolio produk di seluruh unit bisnis dan mengoptimalkan 8 pilar solusi digitalnya demi mempertahankan pertumbuhan pendapatan positif pada tahun 2026. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
